IM – Ambon;- Program vaksinasi covid -19 di Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur Maluku, berjalan baik.
Kepala Kecamatan Werinama Ibrahim Bambang Sikdewa mengatakan vaksinasi suda di atas angka 70 persen dari 10 Desa yang ada di Kecamatan Werinama, dan ada 5 Desa di bawa PKN Werinama suda 70 persen lebih sedangkan PKN Desa Batuasa di bawa 5 Desa masih di angka 50 persen lebih sehingga masih di kejar Ujar Sikdewa, Kamis (2/3).
Sikdewa katakan akan terus target capaian vaksinasi untuk di selesaikan, tetapi kedala kita adalah waktu dan giografis dalam rentang kendali tidak mengijinkan dari Kota Kecamatan ke Desa -Desa harus di melewati penyebarangan laut
“Kami pimpinan Kecamatan agak sedikit kewelahan untuk melakukan aktifitas ke Desa – desa tersebut. Kalau pas bertepatan dengan cuaca tidak mengijinkan, maka aktifitas terputus”.
Vaksinasi covid-19 bagi orang dewasa dan juga anak -anak SD yang atas berumur 12 tahun sampai anak SMA berjalan baik dan tidak ada masalah.
Dalam kegiatan apapun kami dari Pimipinan Kecamatan selalu berkoordinasi dengan Kapolsek Werinama dan Koramil 1502-10 Werinama dalam kegiatan program -program pemerintah untuk sama -sama membangun Kecamatan ini.
“Saya sebagai pimpinan kecamatan tidak bisa berjalan sendiri harus kita berkolaborasi bersama untuk membangun kecamatan ini lebih baik. Ujar Sikdewa.
Kepala Kepolisian Sektor Kecamatan Werinama Iptu Gali Setyo Waristo menyampaikan bahwa sejauh ini untuk pencampaian vaksinasi doses ke satu kurang lebih 87,5 persen untuk PKN Werinama akan tetapi di kecamatan werinama ada dua PKN yakni PKN Werinama dan PKN Desa Batuasa.
Kata Waristo, PKN Batuasa ini lebih di bawa dari PKN Werinama tapi secara kumolatif PKN Batuasa suda di angka 70 persen.
“Antusias masyarakat untuk mengekuti vaknisasi covid-19 sangat tinggi, dan ini sangat aprisiasi terhadap antusias masyarakat dalam mengekuti vaksinasi”.
Cuma yang membuat kita terkendala adalah persoalan rentang kendali, karena jarak antara Kota Kecamatan ke desa -desa tidak bisa di tempuh dengan cepat, harus butuh waktu. Kita harus memakai penyebarangan laut dengan lombot dan tidak bisa setiap hari karena jaraknya cukup jauh. Tutupnya.






