Pangdam Concern dengan Layanan Kesehatan Pengungsi di Aboru

- Publisher

Wednesday, 2 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-Ambon;- Bakti Sosial berupa pemberian pelayanan kesehatan terus digelar oleh Kodam XVI/Pattimura. Tim Kesehatan Kesdam XVI/Pattimura dengan menggandeng Tim Kesehatan Satgas Yonarhanud 11/WBY dan Puskesmas pembantu telah melakukan berbagai upaya untuk membantu para pengungsi korban pasca konflik dua desa di Pulau Haruku mulai dari upaya kuratif, rehabilitatif, promotif, dan preventif, Selasa  (01/02/2022).

Dalam kegiatan kemanusiaan ini, Tim kesehatan gabungan terus lakukan koordinasi dengan puskesmas di wilayah setempat. Bahkan, dalam pelaksanaannya selain mendirikan Posko pelayanan kesehatan tetap bertempat di depan Gereja Bethel. Posko ini melayani para pasien yang datang mulia dari pagi, siang, dan malam bahkan dini hari pun senantiasa tetap dilayani.

Selain posko tetap, Tim Kesehatan juga memberikan pelayanan kesehatan secara mobile, dimana petugas kesehatan mendatangi atau door to door ke pos-pos tempat pengungsian warga. Hal ini dilakukan guna memberi pelayanan yang terbaik dan cepat, terlebih sangat terbatasnya transportasi di sana apabila setiap pasien harus datang ke posko kesehatan.

Tim kesehatan dipimpin dua orang dokter, yaitu Lettu Ckm dr. Amanda Ricky dan Letda Ckm dr. Chairul Akbar yang masing2 melayani kesehatan di pos mobile maupun pos tetap.

Pangdam sangat concern dengan layanan kesehatan ini. Pada kesempatan terpisah, melalui chat WA, Pangdam mengecek ketersediaan obat-obatan yang dibutuhkan. ” Obat-obatan yang paling dibutuhkan harus selalu tersedia, laporkan bila ada kekurangan, akan segera kita dorong,” perintahnya tegas.

Demi memastikan kesehatan setiap penggungsi terutama lansia dan anak-anak , Tim Kesehatan terus melaksanakan konseling di pos-pos pengungsian negeri Aboru, Kec Pulau Haruku, Kab Maluku Tengah.

Himbaun juga senantiasa disampaikan kepada seluruh pengungsi untuk mengecek kondisi kesehatannya seawal mungkin, sehingga bisa segera diambil tindakan medis bila diperlukan.

Warga Kariu yang mengungsi ke negeri Aboru saat ini sebanyak 1370 orang atau sebanyak 330 KK, 150 orang diantaranya merupakan balita dan 250 orang lansia.

Dalam beberapa hari ini rata- rata pasien yang berobat hampir lebih dari 100 orang. Pada umumnya pasien mengalami keluhan batuk, pilek (influenza), gatal-gatal, hipertensi dan nyeri tulang atau rematik. Tim Kesehatan juga memberikan berbagai vitamin guna menjaga stamina dan kesehatan tubuh para pengungsi. (Pendam16)

Berita Terkait

Petugas Pelabuhan Ambon Gagalkan Penyelundupan Satwa Langka dan Senjata Tajam di KM Labobar
Wujud Kepedulian Sosial, Serdik Sespimma Polri Gelar Baksos di Polres Sumedang
Pemkot Laksanakan Pelatihan Digitalisasi Bansos ke 650 Agen
PC IMM SBB Desak Kapolda Maluku Tindak Tegas Aksi Premanisme dan Pengeroyokan Abdullah Mahu
HEBOH! KEPALA SMAN 9 SBB NGAKU POTONG DANA PIP RP200 RIBU PER SISWA! LSM: COPOT DAN PENJARA SEKARANG!  
Wawali Ambon Sidak Distributor dan Bulog, Pastikan Stok Sembako Aman hingga Tiga Bulan
Tandai Satu Dekade IBM, Voluntara Hadir di Lombok dan Bandung 
Terungkap di Sidang, Rp3,5 Miliar untuk Akbar Diduga dari Kontrak Fiktif DJKA
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 25 May 2026 - 08:24 WIT

Petugas Pelabuhan Ambon Gagalkan Penyelundupan Satwa Langka dan Senjata Tajam di KM Labobar

Thursday, 21 May 2026 - 21:29 WIT

Wujud Kepedulian Sosial, Serdik Sespimma Polri Gelar Baksos di Polres Sumedang

Wednesday, 13 May 2026 - 14:11 WIT

Pemkot Laksanakan Pelatihan Digitalisasi Bansos ke 650 Agen

Tuesday, 12 May 2026 - 12:57 WIT

PC IMM SBB Desak Kapolda Maluku Tindak Tegas Aksi Premanisme dan Pengeroyokan Abdullah Mahu

Friday, 8 May 2026 - 18:43 WIT

HEBOH! KEPALA SMAN 9 SBB NGAKU POTONG DANA PIP RP200 RIBU PER SISWA! LSM: COPOT DAN PENJARA SEKARANG!  

Berita Terbaru