Konflik Tiga Negeri Di Pulau Haruku Soal Selisih Paham Batas Tanah.

- Publisher

Tuesday, 1 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


IM-AMBON,- Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pelauw (IPPMAP) bersama Ketua tim Advokasi Matasiri Mengatakan, Konflik Tiga Negeri pada hari Rabu Kemarin tanggal 26/1 tahun 2022 dintaranya , Negeri Pelauw, Dusun Ory dan Negeri Kariu di Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Provinsi Maluku soal selisi paham batas tanah.


Konflik dan musibah yang terjadi di Tiga Negeri itu atas nama IPPMAP dan Tim Advokasi Matasiri menyampaikan rasa Duka yang mendalam dan turut bela sungkawa kepada korban, baik yang meninggal maupun yang luka- luka, Demikian disampaikan Ketua tim Advokasi Matasiri Ismail Tuasikal, SH berlangsung di Lantai 2 Excelso Kafe Jalan AM Sangadji Senin 31/1 2022.
Ditabahkan Tuasikal, terjadi konflik itu merupakan akibat dari lambatnya Negara hadir dalam penyelesaian persoalan yang terjadi di masyarakat, kesemunya ini terjadi akibat rentetan intimidasi dari penyerobotan tanah ulayat.


Dengan demikian Kami layangkan 8 Poin pernyataan sikap Sebagai Berikut: Segera mengungkap dan menangakap pelaku penembakan yang menyebabkan Tiga warga meninggal dan Tiga warga mengalami luka- luka akibat terkena peluru senjata organik termasuk korban kena peluru dari anggota Polsek Pulau Haruku.


Segera menangkap aktor intelektual dibalik terjadnya Konflik dan Negara dapat menyelesaikan segala akibat, karena kejadian ini merupakan lalai dan lambatnya Negara dalam merespon tuntutan warga, sekaligus menangkap oknum dibalik Konflik ini serta menyita senjata Api organik yang beredar diluar
Untuk itu Tusikal berharap, yang tidak berkepentingan dalam Konfplik ini dan tidak tahu akar permasalahan untuk tetap diam dan sama- sama menjaga kondisi yang telah kondusif pasca konflik, olehnya itu Kami minta Dinas Kominfo dan dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) dapat mengambil langkah Hukum terhadap salah satu Media Online yang memuat berita sepihak dan dan tidak Netral.” Tegas Tuasikal.


Akhiri Stekmen Saya ini KataTuasikal, meminta secara tegas pihak penegak hukum segera menangkap oknum pembatayan tanam Pohon Cengkeh milik masyarakat yang berada di Pulau Haruku” Harap Tusikal.(AK).

Berita Terkait

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA
Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 06:44 WIT

Ketua TKBM: Lomba Belang Oktober Akan Lebih Besar Lagi, Menargetkan Maluku Tenggara Dan Siswa SMA

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Berita Terbaru