UNESCO Tetapkan Ambon Jadi Kota Musik Dunia

- Publisher

Saturday, 9 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON –
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization atau UNESCO pada 30 Oktober 2019 lalu akhirnya menetapkan Kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia dari 66 kota lainnya di dunia sekaligus sebagai kota
Kreatif.

Pengakuan UNESCO iru disampaikan Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Syarif Hadler didampingi Sekretaris Kota Ambon, A.G. Latuheru dan Direktur Ambon Music Office (AMO) Rony Lopies serta seluruh OPD lingkup Pemkot Ambon dalam konferensi pers di ruang rapat Balai Kota Ambon, Kamis (31/10) lalu.

“Jadi dia tidak lagi disebut Ambon City Of Music tapi berubah jadi Ambon UNESCO City Of Music,” kata Wawali Ambon kepada wartwan.

Menurutnya, UNESCO menetapkan 60-an kota di dunia, kurang lebih 15 diantaranya adalah kota kreatif berbasis musik. Keberhasilan yang dicapai ini, tandas Wawali, bukan kerja Pemkot Ambon saja maupun AMO, tapi juga dukungan seluruh masyarakat kota Ambon, stakeholder terutama media massa di daerah ini.

Label kota Musik dunia versi UNESCO kata Wawali pastinya akan disusul dengan upaya untuk melengkapi pelbagai sarana dan infrastruktur terkait. Itu dilakukan terutama untuk menarik minat para investor menanamkan modal mereka di kota Ambon dan Maluku

Direktur AMO, Roni Lopies mengungkapkan perjuangan untuk mempromosikan kota Ambon agar mendapatkan pengakuan sebagai kota musik dunia berproses sejak tahun 2016.

Bersama Badan Ekonomi Kreatif (Berkraf) di kementerian terkait di tahun 2017, Ambon didorong menjadi kota kreatif secara nasional. Puncaknya di tahun 2019 ini, kota Ambon berproses untuk mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai the City. Of Music, atau kota Musik Dunia.

Roni Loppies menyatakan apa yang sudah dicapai untuk Ambon adalah proses yang berkelanjutan yang diharapkan berdampak positif bagi perekonomian kota Ambon maupun Provinsi Maluku. Hal ini, akui Loppies merupakan bagian dari tanggung jawab menjadikan Ambon kota musik dunia.

“Ini merupakan tantangan dan hambatan yang telah kami lewati namun tidak mudah. Merupakan panggilan nurani kita menjadikan musik nuansa yang baik di kota Ambon, yang berbeda dengan kota lain di dunia,” (dd)

Berita Terkait

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak
Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan
Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026
“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 10:33 WIT

Mantan Bendahara Dinkes Bursel AT, Diduga Gelapkan Dana BOKB Rp400 Juta, APH Diminta Segera Bertindak

Tuesday, 2 June 2026 - 10:01 WIT

Polres SBB Amankan 4 Terduga Pelaku, Kapolres AKBP Andi Zulkifli: Kasus Masih Dikembangkan

Tuesday, 26 May 2026 - 14:02 WIT

Puluhan Tanah SMA/SMK di SBB Belum Bersertifikat, Kacabdin Kejar Tuntas Juli 2026

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Berita Terbaru