IM-Buru.’-Proyek pembangunan Bendungan Waeyapo di Desa Wapsalit dan Desa Wea Flan Kecamatan Lolong Kuba Kabupaten Buru Maluku. Yang di kerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan dan PT Adhi Karya (KSO) yang terus progres.
Pembangunan Bendungan Waeyapo yang di kerjakan berjalan kurang lebih 4 tahun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2017-2022 senilai Rp2. 156.898.152.000 atau 2,1 terliun.
PPK Bendungan Waeyapo Albi mengatakan bahwa Pekerja kurang lebih total 500an orang, Yang dipakai untuk 1 site pekerjaan pembangunan Bendungan Waeyapo.Kamis, (20/1/2022).
Target pembangunan Bendungan Waeyapo selesai 2022, tetapi ada pekerjaan hidromekanikal yang akan selesai di awal tahun 2023. Ujar Albi
“Material di ambil dari areal genangan Bendungan Waeyapo, tapi jalannya Hancur berantankan”.
Jalan itu masih dalam proses pembangunan, yang nantinya kalau progres sudah mendekati selesai, akan dibeton atau diaspal dan jalan itu merupakan dari proses Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) santunan yang saat ini masih digunakan sebagai jalan masuk ke pembangunan bendungan waeyapo. Ujar Albi. (red)






