15 Tahun Jadi Kepsek SMA Neg 9 KKT, Melianus Reskin di Nilai Gagal.

- Publisher

Monday, 18 December 2023 - 07:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

IM-Ambon-Kepala sekolah SMA Negri 9 Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Melianus Reskin S.Pd, di nilai kerja tidak sesuai poksi yang di harapkan.

Pasalnya, semenjak dirinya di lantik 15 tahun menjadi pimpinan di lembaga tersebut dirinya di katakan gagal atas kepemimpinannya menjadi kepsek SMA Negri 9 KKT.

Dirinya tidak pernah sedikitpun memproitaskan guru honorer pada sekolah yang ia nakodai itu. Timbang pilih rasanya, ada beberapa cara yang di perbuat kepsek ini, antaralain, telah melakukan pendaftaran guru PPPK terhadap 10 (Sepulu) guru honorer pada SMA 9 KKT termaksud di dalamnya adalah ponaknya.

Dari rekan jejak ponakanya ini, ia tidak pernah ada dalam daftar guru honorer pada sekolah SMA 9 KKT namun, siap sangka kepsek diam – diam memasukan nama punakanya dalam daftar dapodik SMA 9 KKT.

Kemudian, dari 10 (sepulu) guru honorer yang di siapkan sekolah untuk masuk dalam daftar tes PPPK di antaranya 5 (lima) guru masuk daftar jalur khusus dan 5 (lima) guru lainnya masuk daftar umum. Dari, pendaftaran tes guru PPPK ini, ponakanya tidak pernah ada dalam daftar guru honorer di sekolah manapun.

Salah satu guru SMA Negri 9 KKT YK kepada wartawan di Ambon, Minggu (17/12/2023) mengatakan, kami merasa kesal atas apa yang di lakukan pimpinan lembaga. Seharusnya ia tidak pilih kasih dalam memperjuangkan nasip para guru honorer yang ada pada SMA 9 KKT.

Dari tugas fungsi kepsek ini kata YK seharusnya melihat secara merata proses tes PPPK terhadap guru honorer yang telah mengabdi di SMA 9 KKT.

“Jangan pilih kasih kemudian mementingkan keluarga di bandingkan kami yang sudah honor bertahun tahun,” ucapnya.

Anehnya lagi kepsek memprioritaskan ponakannya yang tidak pernah honor di sekolah mana pun, dalam proses pendaftaran masuk dalam dafta dapodik SMA 9 KKT untuk turut serta dalam peserta tes seleksi PPPK jalur khusus,

sementara guru honorer yang telah mengapdi bertahun – tahun mengikuti tes PPPK jalur umum sangat di sesali ketus YK.

“Kami, merasa kecewa terhadap pimpinan lembaga ini, kami juga merasa tidak di perhatikan sedikit pun,” kesalnya

Kata YK tipikal pemimpin seperti ini, seharusnya di mutasi karena bekerja tidak sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada, hal tersebut telah mencoreng nama instansi dinas pendidikan Provinsi Maluku dengan melakukan berbagai aturan yang melanggar hukum.

Dirinya harus di mutasi kata, YK karena sesuai aturan 10 (Sepulu) tahun masah tugas seharusnya sudah di pindahkan atau di mutasi namun sudah 15 tahun mengapdi pada SMA Negri 9 KKT belum ada kebijakan dinas terkait untuk hal ini, ujarnya menyesali.

Selain itu, dirinya juga merasa resa atas pembayaran gaji guru honorer oleh bendahara SMA 9 KKT, Lusia Werditi atas apa yang di perbuat terhadap guru honorer pembayaran gaji setiap bulan tidak sebanding dengan kesepakatan yang di setujui dari kesepakatan awal gaji guru honorer di bayar per bulan Rp. 1.25000 namun berjalanya waktu tidak di gubris atas apa yang telah di sepakati bersama seperti melakukan pemotongan gaji honorer sebesar, Rp. 1.000.000 kemudian terjadi lagi pemotongan sebesar Rp.500.000 dengan alas utang sekolah terlalu menumpuk.

Sementara operator sekolah Wendy Pamusu saat melakukan tugas adimistrasi guru selalu menuntut upah dari guru yang ada. Padahal, ia di bayar sesuai dengan gaji setiap bulan ujarnya kesal.

“Saya rasa ini menjadi bahan evaluasi agar kenerja pimpinan dapat di lakuan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada,” ketusnya mengakiri. (IM-06).

Berita Terkait

Tokoh Masyarakat dan Karyawan Desak Pj Bupati SBB Kembali Ijinkan Pengoperasian PT SIM
Kisah Polwan Bantu Jemaah Haji saat Cuaca Panas di Arab Saudi
Pemkot Ambon Dan PT. Modern MultiGuna Mencekik Leher Para Pedagang Plaza Ambon 
Kecerdasan dan Kemampuan Spiritual Yang Dapat Menangkal Dampak Negatif Artificial Intelligence Terhadap Nilai Kemanusiaan
RM. Putri Bungsu jalan Said Perintah Kota Ambon dipasangi Police Line
389 Atlit Karate Ikuti Kejuaraan INKANAS Maluku
OKP Cipayung Plus Apresiasi Kapolda Maluku: Tugas Kita Bersama Menjaga Maluku Aman dan Damai
Polnam Gelar Pelatihan Penggulung Benang Otomatis Dan Pengrajin Tenun 
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 18 July 2024 - 16:54 WIT

Putra Suku Dani Papua Takjub Temukan Kebhinekaan Saat Proses Seleksi Akpol

Thursday, 18 July 2024 - 16:14 WIT

Pj Gubernur Maluku Hadiri Kegiatan Pembinaan Kemampuan Penyidik Polri dan PPNS

Thursday, 18 July 2024 - 15:30 WIT

Demo Bendungan Waeapo Rp2,1 Triliun Jebol, BWS Gembok Gerbang hingga Menolak Diwawancara

Thursday, 18 July 2024 - 11:09 WIT

Tingkatkan Kolaborasi, Bandara Pattimura Ambon bersama Komunitas Bandara Dukung Pembangunan Desa Wisata Laha

Thursday, 18 July 2024 - 09:22 WIT

Polri Gelar Kejuaraan Internasional Open Indoor Skydiving Kapolri Cup 2024

Thursday, 18 July 2024 - 09:00 WIT

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Temui Pos Satkamling Desa Luhutuban 

Thursday, 18 July 2024 - 08:49 WIT

Kami Tidak Anti Investasi, Ini Pernyataan Ketua BPD Waisamu.

Thursday, 18 July 2024 - 07:03 WIT

Artis Lokal Kota Ambon Warnai HUT Kota Tual Ke-17 

Berita Terbaru