“136 Tahun Pendidikan Teologi Protestan di Maluku”

- Publisher

Monday, 12 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oleh, DR JOHAN SAIMIMA.
Senior GMKI

Catatan Sejarah Pendidikan Teologi Kristen Protestan di Maluku mengungkapkan bahwa pendidikan Teologi Kristen Protestan mulai terinstitusionalisasi di Maluku sejak berdirinya “School tot opleiding van Inlandse leeraren” (STOVIL), pada tanggal 12 April 1885. STOVIL adalah lembaga pendidikan Teologi Kristen Protestan yang dibentuk oleh “Kerkbestuur van de Protestantsche Kerk in Netherlandsch-Indie” (Pengurus Gereja Protestan di Hindia Belanda), yang selanjutnya dikenal dengan “Indische Kerk”. Meskipun demikian, sebelumnya sudah berlangsung proses pendidikan teologi yang dipelopori oleh Danckaerts pada masa “Vereenigde Oostindische Compagnie” (VOC), Joseph Kam, dan Roskott di masa Pemerintahan Hindia Belanda.

STOVIL mendidik dan menghasilkan tenaga-tenaga pendeta pribumi (Maluku). Kesadaran untuk mengembangkan Pendidikan Teologi di Maluku melalui STOVIL pada masa pemerintahan Hindia Belanda berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan terhadap Jemaat-jemaat “Indische Kerk” di bawah Resort Amboina, yang tersebar di wilayah Kepulauan Maluku-Maluku Utara, serta Papua Utara, Papua Barat, dan Papua Selatan.
Tenaga-tenaga pelayan pribumi hasil didikan STOVIL angkatan pertama tahun 1885 berhasil dilantik, yang selanjutnya mereka menjalankan tugas pelayanan terhadap Jemaat-jemaat Kristen Protestan di Resort Amboina.

STOVIL dalam perkembangannya mengalami peningkatan pesat. Banyak warga gereja yang belajar Pendidikan Teologi Kristen Protestan dan berkomitmen menjadi pendeta dan Guru Agama. Seiring dengan perkembangan yang terjadi dalam STOVIL, terjadi pula perubahan nomenklatur penamaan secara berantai terhadap STOVIL, yang sebelumnya menjadi Sekolah Theologia GPM, Akademi Theologia, Institut Theologia GPM, STT-GPM, dan Fakultas Teologi yang sekarang menyatu dalam wadah Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM).

Para lulusan teologi, jebolan STOVIL sampai Fakultas Teologi UKIM, telah tersebar di seantero persada Indonesia hingga dunia internasional. Mereka berkarya untuk membangun peradaban manusia yang bermartabat melalui pelayanan gereja dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Hari ini, 11 April 2021, Pendidikan Teologi Kristen Protestan yang melembaga dalam wadah Fakultas Teologi UKIM mensyukuri usianya yang ke-136 tahun. Usia ini sudah tidak lagi muda. Berbagai corak pengetahuan teologi telah diorbitkan lembaga ini. Banyak para pemimpin gereja yang sudah dihasilkannya, bahkan banyak pula yang telah menduduki jabatan sebagai pemimpin di kampus, gereja, dan masyarakat. Ketersebaran para pemimpin alumni Fakultas Teologi UKIM saat ini tidak hanya di Maluku, tetapi mereka juga berkarya di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia dan luar negeri.

Selamat merayakan HUT ke-136 kepada seluruh civitas akademika dan para alumni lembaga Fakultas Teologi UKIM. Terbesit harapan: semoga di usia almamater yang matang ini akan muncul lebih banyak lagi para pelayan gereja dan masyarakat yang memiliki komitmen pelayanan bagi pekerjaan Sang Guru Agung di medan gumul gereja, khusus di GPM, masyarakat, serta, bangsa dan negara Indonesia. Jayalah Fakultas Teologi UKIM di Tanah Lapang Kecil (Talake)! Teruslah berkarya untuk mengembangkan corak teologi yang khas dengan konteks masyarakat Kepulauan Maluku! Bagi seluruh alumni yang sedang melakukan tugas menanam dan menyiram di lingkup pelayanan GPM dan luar wilayah pelayanan GPM, serta di masyarakat, bangsa dan negara, kiranya dapat terus bersemangat dengan mengedepankan semboyan almamater kita “Nos Autem Praedicamus Christum Crucivixum” (Kami Memberitakan Kristus yang Tersalib).

Berita Terkait

Pembangunan Gedung Baru MUI Akan Monumental Bagi Ummat Islam
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sebaga Kiprah Moral Dalam Tantangan Era Postrhut
Polda Maluku Didesak Tindak Oknum Aktivis Pelaku Teror dan Intimidasi Pejabat Publik
Trayek Kapal Sabuk Nusantara Dihapus Sepihak, Komisi III DPRD Maluku Murka
LKI Maluku Memberikan Apresiasi Atas Kunjungan Menteri Agama Ke Maluku Besok.
Di BAM Pemuda Muhammadiyah Maluku, Ketua PWPM Maluku Rimbo Bugis Bicara Kepemimpinan Profetik 
Pemuda Muhammadiyah Maluku Mendukung, Kebijakan Gubernur Hendrik, Terkait Pengajuan Pinjaman Rp 1,5 Triliun Ke PT SMI
Bupati Kaidel Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Pahlawan Nasional.
Berita ini 649 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 11 February 2026 - 21:32 WIT

Pembangunan Gedung Baru MUI Akan Monumental Bagi Ummat Islam

Wednesday, 4 February 2026 - 21:09 WIT

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sebaga Kiprah Moral Dalam Tantangan Era Postrhut

Monday, 2 February 2026 - 07:17 WIT

Polda Maluku Didesak Tindak Oknum Aktivis Pelaku Teror dan Intimidasi Pejabat Publik

Tuesday, 20 January 2026 - 16:15 WIT

Trayek Kapal Sabuk Nusantara Dihapus Sepihak, Komisi III DPRD Maluku Murka

Thursday, 15 January 2026 - 15:40 WIT

LKI Maluku Memberikan Apresiasi Atas Kunjungan Menteri Agama Ke Maluku Besok.

Berita Terbaru

Headline

Pembangunan Gedung Baru MUI Akan Monumental Bagi Ummat Islam

Wednesday, 11 Feb 2026 - 21:32 WIT

Daerah

Rugikan Negara Rp1,4 Miliar, Kejari Tual Tahan Dua Tersangka.

Wednesday, 11 Feb 2026 - 18:47 WIT