Infomalukunews.com, Ambon,- Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, menyuarakan keresahan masyarakat dalam Program Wali Kota Jumpa Rakyat (Wajar) yang digelar di Aula Pemkot Ambon. Di hadapan warga, Toisutta menegaskan dua persoalan krusial yang membutuhkan perhatian serius: bantuan bagi pedagang kecil dan peningkatan kualitas layanan angkutan umum.
“Kita tidak bisa abaikan suara rakyat. Apa yang mereka sampaikan hari ini harus segera ditindaklanjuti,” ujarnya tegas.
Salah satu sorotan utama Toisutta adalah nasib pedagang kecil, terutama ibu-ibu penjual sayur, gorengan, dan kebutuhan harian di kawasan Kudamati Farmasi. Ia mendorong agar para pedagang segera mendaftarkan diri ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk masuk dalam basis data penerima bantuan.
“Ibu-ibu, jangan tunggu-tunggu. Langsung ke Pak Kadis. Siapa yang terdata, dia yang jadi prioritas. Jangan sampai ketinggalan,” ucapnya.
Toisutta menegaskan, pemerintah siap menyalurkan bantuan, tapi hanya kepada mereka yang telah terdaftar secara resmi. Program ini menjadi salah satu langkah konkrit Pemkot untuk memperkuat ketahanan ekonomi mikro di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat bawah.
Tak hanya soal ekonomi, pelayanan publik di sektor transportasi juga mendapat perhatian. Wawali menyoroti keluhan warga soal perilaku oknum sopir angkot, terutama di jalur Latuhalat, yang kerap tidak menjalankan tugas dengan baik.
“Masih banyak sopir yang turunkan penumpang di tengah jalan lalu langsung putar balik. Ini tidak bisa dibiarkan,” katanya.(VLL-03)






