Infomalukunews.com,Dobo,- Kabupaten Kepulauan Aru dibawah pemerintahan Bupati Timotius Kaidel dan Mohammad Djumpa sedang giatnya membangun vJalan dan drainase. Hal ini sesuai dengan tujuan dari visi dan misi Bupati Aru pada masa kampanye.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan serta got (drainase) sebagai bagian dari tanggung jawab Pemerintah Daerah untuk mendukung konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi genangan air
Salah satu warga Kota Dobo pengguna roda dua (2) tidak sebutkan namanya kepada media ini mengatakan, baru pemerintahan Pa Timo Kaidel sajalah mulai terlihat jalan utama di dalam kota sudah bagus dan mulus.

Selain itu Got (Drainase) juga sedang di kerjakan dan terlihat di sepanjang belakang dewan lama para pengerja sedang melakukan pekerjaan penggalian.
Pembangunan infrastruktur ini penting untuk membuka akses ke pusat-pusat ekonomi, memfasilitasi distribusi barang dan jasa, serta menciptakan lingkungan yang lebih baik dan teratur bagi masyarakat.
Peran dan Tanggung Jawab Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Jalan dan Got sangat baik.
Kualitas jalan kata warga Dobo tersebut juga sangat baik dan patut diberikan apresiasi.
” Kualitas jalan yang di kerjakan oleh Kontraktor pak Salim Pere sangat baik dan harusnya diberikan apresiasi oleh semua masyarakat di kota Dobo” kata warga kepada media Info Maluku. Selasa 26 /08/2025
Sambungnya, Ketersediaan infrastruktur jalan dan drainase yang baik dapat membuka isolasi daerah, mendorong potensi daerah untuk dikembangkan, dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat secara keseluruhan.
Pembangunan ini tidak hanya aspek fisik, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan dan terciptanya lingkungan yang lebih nyaman, sehat, dan teratur.
Dengan harapan selain membangun, Pemerintah Daerah juga berkewajiban melakukan pemeliharaan rutin untuk memperbaiki kerusakan kecil seperti jalan berlubang dan perawatan saluran air, serta pemeliharaan periodik untuk perbaikan struktural yang lebih besar. (Dedi Weusa)






