Infomalukunews,com. Ambon–Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, hadir langsung dalam acara lepas sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, Rabu (01/10/2025).
Pada kesempatan itu juga, Walikota Ambon memberikan sambutan dalam momen peralihan kepemimpinan dari Herliadi, kepada Sumarwoto Hendra Budiman itu.
“Selama sembilan bulan ini, Pak Herliadi bersama jajaran sudah menunjukkan kerja sama yang luar biasa dengan pemerintah kota,” ucap Wali Kota.
Wattimena mengapresiasi kontribusi Herliadi dalam membangun sinergi konkret antara Lapas Ambon dan Pemerintah Kota melalui MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Koperasi dan UMKM.
“Tujuannya jelas: memanusiakan manusia. Pembinaan ini penting agar warga binaan punya bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya itu, Bodewin juga menyoroti gaya kepemimpinan Herliadi yang dinilai humanis dan menyentuh hati pegawai serta warga binaan. Ia mencontohkan momen perpisahan yang penuh air mata sebagai bukti ikatan emosional yang kuat.
“Saya membayangkan saat pegawai menangis melepas beliau. Itu bukan hal biasa itu tanda kepemimpinan yang menyentuh,” ungkapnya.
Sementara itu, kepada Kalapas Sumarwoto Hendra Budiman, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat datang dan harapan besar untuk melanjutkan kepemimpinan yang berintegritas dan membina Lapas ke arah yang lebih maju.
“Semoga betah di Ambon. Kami percaya Pak Hendra bisa melanjutkan spirit positif ini, bahkan membawa Lapas Kelas IIA Ambon lebih berjaya ke depan,” ujar Bodewin.
Menutup sambutannya, Wali Kota menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Ambon untuk terus mendukung program pembinaan di Lapas, demi menciptakan warga binaan yang siap kembali menjadi bagian positif dalam masyarakat.
“Mari kita pastikan mereka keluar dari Lapas sebagai pribadi yang lebih baik dan siap berkontribusi,” tutupnya.
Acara lepas sambut berlangsung dalam nuansa kekeluargaan yang hangat, diwarnai dengan pantun, doa, dan ucapan terima kasih, mencerminkan eratnya hubungan antara Lapas Ambon, Pemerintah Kota, dan masyarakat. (IM-VLL)






