Infomalukunews.com,Tual- Pemerintah Kota Tual terus memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang akhir tahun 2025, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat serta kenaikan aktivitas konsumsi pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Koordinasi lintas sektor menjadi kunci menjaga stabilitas harga, mengamankan pertumbuhan ekonomi daerah, serta memastikan layanan publik berjalan optimal selama masa libur nasional.
Wakil Wali Kota juga menegaskan bahwa persoalan inflasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Tual, tetapi seluruh SKPD teknis yang berperan dalam menjaga produksi, distribusi, dan ketersediaan pangan daerah. Sebagai wujud komitmen tersebut, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tual melaksanakan Operasi Pasar atau Sidak Pasar pada Sabtu, 29/11/2025.
“Kegiatan diawali dari halaman Aula Kantor Wali Kota Tual, Jalan Soekarno–Hatta, Kelurahan Lodar El. Wakil Wali Kota Tual, H. Amir Rumra, S.Pi., M.Si., memimpin langsung pelaksanaan sidak bersama jajaran pimpinan OPD terkait, yaitu Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Perindag Kota Tual, serta Pasiter Kodim 1503/Tual. Tim kemudian bergerak ke sejumlah titik pemantauan untuk meninjau langsung ketersediaan stok, kelancaran distribusi, serta perkembangan harga kebutuhan pokok.

Dalam arahannya, Amir Rumra menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang meminta pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi kelangkaan dan lonjakan harga komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. Ia memastikan bahwa setiap indikasi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan. “Pengawasan ini penting untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” tegas Wakil Walikota Tual.
Pelaksanaan sidak dilakukan pada empat titik utama, yaitu Gudang Bulog Tual, Pasar Maren Tual, gerai Alfamidi, serta gudang distributor. Pemeriksaan ini difokuskan untuk memastikan kesiapan pasokan menghadapi puncak konsumsi masyarakat menjelang Nataru. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa stok komoditas pokok di Gudang Bulog dan gudang distributor berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Distribusi juga berjalan tanpa hambatan dan tidak ditemukan indikasi penimbunan barang.” Ujarnya.
Sejalan dengan kebijakan nasional tahun 2025 tentang upaya menjaga stabilitas harga dan mendorong aktivitas ekonomi, Pemerintah Kota Tual mendorong para pelaku usaha untuk menjaga ketersediaan barang, mematuhi regulasi harga, dan menciptakan iklim usaha yang sehat. TPID Kota Tual memastikan bahwa pemantauan lapangan akan terus dilakukan secara intensif untuk merespons dinamika harga dan permintaan pasar, sehingga stabilitas perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat tetap terjaga sepanjang periode akhir tahun ini.Tandasnya.(IM-RF)





