IM, Namela– Video Viral Penyelundupan Bahan Beracun Berbahaya (B3) yang berdorasi 1 menit 5 detik, terkam kamera Wartawan, saat Aktifitas Bongkar muat terjadi di sebuah rumah dijalan BTN Dermaga. Kota Namlea. Kabupaten Buru Belum lama ini
Dari video tersebut, salah satu Wartawan di Namlea yang hendak menjupai Para penyelundupan Bahan Bercun Beebahaya ingin menanyakan Apa jenis Barang yah ada di dalam konteiner yang di kemas dengn Karung berwarnah Putih.
Dari hasil Jawaban yang di berikan kepada Wartawan, Seorang pria membeberkan keterlibatan Oknum ketua LSM yang di Sebuat dengan Sapaan Ucok Berinisial “RAS” serta kepemilikan Adalah koperasi Adat.
“Dilihat dari Karunya bertulisan kostik, dan pemilik Adalah Koperasi Soar Pito, silakan Konfirmasi sama Bang Ucok”, Jawaban Pria tersebut kepada Wartawan saat di mintai keterangan yang Tertera Didalam video viral.
Dikatakan kostik Isi konteiner yang berkemasan karung putih, tentu di duga kuat, ada juga selain dari itu, Seperti Karbon di Cianida, pasalnya, ketiga bahan ini tidak terlepas untuk di gunakan bersamaan pada pengolahan emas di tambang Ilegal Gunung Botak.
Kepada Media Info Maluku News, Ketua DPD Lidik Indonesia Transportasi Watch Investigation Provinsi Maluku-Maluku Utara. Nurjannah Rahawarin. video viral yang beredar dengan dorasi 1 menit 5 detik, Harus Menjadi Bahan Acuan Penyelidikan Awal Oleh pihak kepolisian.
“Hal ini merupakan bukti kasus gudang B3 yang selama ini sengaja ditutupi, Padahal media sebagai mitra dan fungsi kontrol sekaligus membuat berita untuk menekan mafia B3 dan koperasi gadungan”, jelasnya. Sabtu (24/06/2023)
Dirinya akan membaut surat resmi ke Subdit Propam Polda Maluku, dan Karo Persisi Propam sebagai tembusan. Dan satuan teknis pemantau pada Direktorat Kemenhub LA di Jakarta Selatan. Termasuk BAM PBH DPP L.I.W dan DPP INTRA – WIN di Cikeas. Agar Untuk melakukan operasi terkait kejahatan penyelundupan B3 yang leluasa masuk di kabupaten Buru.
“Gudang-gudang penyimpanan B3 di Namlea adalah temuan yang kesekian kalinya, Namun Ironis, di daerah ini malah lakukan aksi diam terhadap kasus-kasus tersebut, kemungkinan besar ada kerjasama terstruktur antara banyak pihak yang saling menguntungkan di Kabupaten Buru. Saya menyatakan siap melayangkan laporan ke Polda Maluku”, Tutupnya.(IM-W)






