IM — Piru.’ — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seram Bagian Barat John Tahya menunjuk Abdullah Wael sebagai Pelaksana Tugas kepala Sekolah SD Inpres Kelang Asaude menuai keritikan keras dari orang tua siswa dan Komiti Sekolah, sabtu (19/2).
Orang tua siswa dan Komiti sekolah melakukan pemalangan sekolah, mereka menilai Abdullah Wael selama menjabat sebagai kepala sekolah pertama tidak ada kemajuan bagi sekolah SD Inpres.
Selama di pimpin sekolah tersebut tidak berkembang sedikit pun lantaran banyak di luar sekolah, sehingga orang tua siswa menolak kehadiran Abdullah Wael.
Abdullah Wael di ketahui menjabat kepala sekolah SD Inpres atas usulan Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat Abu Silawane,
Berdasarkan aturan untuk seorang ASN menjabat kepala sekolah menimal golongan III /b atau III /c, sedangkan Abdullah Wael hanya golongan II /d . Karena dengan rayuan manis Abu Silawane, golongan II /d, II / b, II / a ASN di Kecamatan Kepulauan Manipa bisa menjabat kepala sekolah salah satunya Abdullah Wael di SD Inpres Kelang Asaude.
Kami Pemalangan sekolah karena Kadis Pendidikan SBB John Tahya tidak mengindahkan permintaan kami. Kami melakukan pemalangan sekolah sampai kehadiran Bupati di SD Inpres ini, tidak ada langka lain yang kita ambel, selain hanya pemalagan sekolah sehingga bisa ada jawaban dari pemerintah daerah dalam hal ini bupati Kabupaten Seram Bagian Barat.(IM03)







