Terkait Utang Mahasiswa STIKES Pasapua. Ini Penjelasan Sekda Dan Kadispora Kepulauan Aru. Direktur Pasapua Ambon: Mahasiswa Hanya Dinonaktifkan Sementara.

- Publisher

Wednesday, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Dobo-Terkait dengan Kebijakan STIKES Pasapua Ambon yang  memulangkan sementara ratusan Mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Aru akibat tunggakan biaya semester tahun 2024  yang tidak terbayarkankan oleh Pemerintah Daerah Kepulauan Aru, mendapat reaksi keras dari sejumlah mahasiswa. Para mahasiswa kemudian bersama GMKI dan HMI melakukan aksi protes kurang lebih  1 bulan di Pemerintah dan DPRD Kepulauan Aru.

Untuk mengetahui hal tersebut media ini kemudian melakukan konfirmasi secara terpisah dengan berbagai pihak termasuk Sekda dan Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga  (Kadispora) Kepulauan Aru.

Penjelasan Sekda

Untuk Tahun ini  (2025) belum dibayarkan, tetapi Tahun lalu (2024) sudah dibayarkan,  dan kalaupun dibayarkan harus ke rekening Stikes tidak boleh ke rekening lain, kalau ke rekening lain itu jadi masalah. jadi untuk tahun 2025 belum dibayarkan, itu info dari dispora waktu rapat dengan dewan. Kata Sekda Kepulaun Aru, J. Ubjaan, saat di hubungi  Info Maluku via WhatsApp kamis 31 /08/2025.

“Ia pa kewajiban telah dilaksanakan oleh  Pemerintah Daerah, untuk pembayaran berapa Tahun sekitar 10.5 milyar untuk Pasapua ambon. Dan Pak Bupati sudah sampaikan akan membentuk tim ke Pasapua Ambon untuk mengevaluasi kembali dana yang dipakai untuk apa saja baik yang dilibatkan PKS maupun MoU nya, kata Sekda.

Penjelasan Kadispora

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga David Laim saat di Hubungi Info Maluku, Selasa, 2 /09/2025 via WhatsApp, mengatakan,  terkait Dana Beasiswa Stikes Pasapua Ambon , memang Baru  dialokasikan di Dinas Pemuda Dan Olahraga  (Dispora) pada Tahun 2025.

Pada Tahun yang sama ada kebijakan pemerintah pusat terhadap efisiensi anggaran sehingga berpengaruh terhadap kebijakan Pemerintah Daerah salah satunya adalah  program beasiswa kerjasama dengan perguruan tunggu termasuk stikes pasapua ambon. Pemerintah daerah telah melakukan pertemuan dengan pihak Pimpinan yayasan di dobo. dan telah menjelaskan kondisi Keuangan Daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Serta telah menyurati pimpinan Yayasan terkait kondisi daerah.

Ada 2 hal yang disampaikan yang

1. Kebijakan efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah pusat. 2. Pemerintah daerah kab.kep.aru telah mengalami defisit terbuka 100 milyar lebih sehingga mempengaruhi stabilitas keuangan daerah. 3. Perencanaan anggaran 2025 juga harus mengakomidir visi Dan misi bupati terpilih lewat program 100 hari kerja bupati Dan wakil bupati terpilih. 4. Akibat efisiensi anggaran semua program Dan kegiatan SKPD mengalami pemotongan  termasuk dinas pemuda Dan olahraga.

Kita telah menjelaskan kepada pihak Yayasan lewat surat tertulis yang ditandatangani oleh pa Bupati Kepulauan Aru. Pa bupati juga telah menjelaskan secara langsung kepada pihak Yayasan lewat pertemuan dimaksud.

Penjelasan Direktur STIKES Pasapua Ambon.

Dr ABDUL TALIB. DIREKTUR PASAPUA AMBON.

Sementara itu Hasil konfirmasi Info Maluku dgn Direktur STIKES Pasapua Dr. Abdul Thalib  pada tanggal 27 Agustus 2025 di ruang direktur STIKES pasapua mengatakan,

1. MOU antara STIKES Pasapua dan Pemda Aru terkait dengan bantuan dana hibah buat mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Aru ternyata pihak Pemda belum membayar atau melunasi biaya perkuliahan dari mahasiswa aru untuk tahun anggaran 2024.

2. Akibat dari itu pihak STIKES terpaksa mengambil kebijakan 100  lebih mahasiswa untuk sementara di non aktifkan dari proses perkuliahan sambil menunggu kewajiban dari Pemda Aru untuk melunasi pembayaran baru ke 100 mahasiswa tersebut di panggil lagi utk melakukan perkuliahan.

3. Dalam menyikapi persoalan ini pihak DPRD Kabupaten Aru pernah juga mendatangi pihak kampus untuk membicarakan hal di maksud.

4. Pihak STIKES pasapua berharap agar Pemda Aru segera melunasi kewajibannya agar seluruh mahasiswa yg di non aktifkan dapat melakukan perkalian lagi.

5. Mahasiswa yg di non aktifkan 70 % adalah semesta akhir, sedangkan sisanya 30 % adalah mahasiswa semester 4. (DW-IM)

Berita Terkait

Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab
Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan
Peduli Korban Kebakaran, Baznas Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako di Batu Merah
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Maluku Dorong Polwan Perkuat Profesionalisme dan Beri Dampak signifikan bagi Masyarakat
Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?
Kejati Maluku Tahan Mantan Kadis PUPR Maluku “MM”, Dugaan Korupsi Air Bersih Pulau Haruku Rugikan Negara Rp3,83 Miliar
Kadis Dikbud Aru: Kompetensi Guru Jadi Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan
LSM GERINDO MALUKU DESAK APH USUT DUGAAN USAHA TANPA IZIN DI TELAGA NIPA, OMZET DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 2 September 2026 - 20:48 WIT

Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab

Wednesday, 2 September 2026 - 14:25 WIT

Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan

Wednesday, 2 September 2026 - 13:31 WIT

Peduli Korban Kebakaran, Baznas Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako di Batu Merah

Wednesday, 2 September 2026 - 10:24 WIT

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Maluku Dorong Polwan Perkuat Profesionalisme dan Beri Dampak signifikan bagi Masyarakat

Tuesday, 1 September 2026 - 06:55 WIT

Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?

Berita Terbaru