Terdakwa Pemilik 5 Paket Narkoba di Vonis 1 Tahun dan 6 Bulan Penjara.

- Publisher

Tuesday, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM. Ambon–Rafly Rizky Usman Latua alias Usman terdakwa penyalagunaan Narkotika golongan I, jenis ganja di vonis 1 tahun penjara, oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon. Selasa 12/11/24.

Usman divonis penjara lantaran memiliki 5 paket narkotika jenis ganja dengan berat total 1.9817 kilo gram.

Vonis itu dibacakan dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Martah Maitimu di dampingi Rahmat Selang dan Agustina Lamabelawa, masing-masing sebagai hakim anggota.

Hakim dalam perkara ini menilai terdakwa Rafly Rizky Usman Latua, secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana Dakwaan Ketiga Jaksa Penuntut Umum dalam Pasal Pasal 127 huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan penjara, dikurangi masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani  dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan,” kata hakim.

Ada pun barang bukti kata hakim, berupa 5 paket diduga Narkotika Golongan I jenis ganja yang dikemas dengan plastic klem bening dengan berat awal / total 1.9817 kilo gram.

1 paket diduga Narkotika Golongan I jenis ganja yang dikemas dengan kertas putih dengan berat awal / total 0,2030 kilo gram

1 paket diduga Narkotika Golongan I jenis tembakau yang dikemas dengan kertas coklat dengan berat awal / total 0,2051 kilo gram

1 buah Hand Phone merk Infinix HOT 11 Play Warna Hijau dengan nomor Sim Card 0812-8767-8322 nomor model Infinix X688B nomor IMEI 357344841370282

1 buah dompet warna putih bertuliskan Lovely bear dipakai dalam perkara M. Bansa Latupono, 1 unit HandPhone merk Samsung A13 warna orange dengan nomor sim card 0822 4880 0276, dirampas untuk Negara.

Sebagaimana diketahui, putusan hakim tersebut sama dengan tuntutan JPU Kejari Ambon, Magie Parera, yang mana sebelumnya menuntut terdakwa Rafly Rizky Usman Latua alias Usman, selama 1 tahun dan 6 bulan penjara, pada Selasa 22 Oktober 2024 lalu.

Diketahui, terdakwa Rafly Rizky Usman Latua, ditangkap pada hari Minggu, tanggal 21 Juli 2024 sekitar pukul 19.15 Wit, bertempat di Jl. Jendral Sudirman Desa Batu Merah, Kec. Sirimau, Kota Ambon, tepatnya di Lorong Gapura Tanjung. (IM-06).

Berita Terkait

lantik 48 Kepala Sekolah SD -SMP, Bupati Aru Tegaskan Tak Ada Toleransi Penyalahgunaan Dana bos
Komut Gas dan Energi Syaiful Chaniago Desak Kapolda Usut Kebakaran, Narasumber Sentil Keras: Jangan Sibuk Cari Pencitraan, LPG dan BBM Langka di Maluku! Presiden Diminta Evaluasi Jabatannya
Kodam XV/Pattimura: Penataan Kawasan Sungai Waitomu Berorientasi pada Manfaat Masyarakat
Gubernur Maluku Apresiasi Kolaborasi Pemda dan OJK, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Regional
Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health
Kajati Maluku Rudy Irmawan kunjungi Cabang Kejari Ambon di Banda Neira, pastikan kinerja dan pelayanan optimal
Kepala Dati Waleulu Pertanyakan Penundaan Eksekusi PN Ambon di Batu Merah
Balai POM Ambon Amankan 16 Produk Obat Tradisional di SBT, Tujuh Terbukti Mengandung Bahan Kimia
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 15:56 WIT

lantik 48 Kepala Sekolah SD -SMP, Bupati Aru Tegaskan Tak Ada Toleransi Penyalahgunaan Dana bos

Saturday, 24 October 2026 - 13:58 WIT

Komut Gas dan Energi Syaiful Chaniago Desak Kapolda Usut Kebakaran, Narasumber Sentil Keras: Jangan Sibuk Cari Pencitraan, LPG dan BBM Langka di Maluku! Presiden Diminta Evaluasi Jabatannya

Friday, 23 October 2026 - 13:54 WIT

Kodam XV/Pattimura: Penataan Kawasan Sungai Waitomu Berorientasi pada Manfaat Masyarakat

Friday, 23 October 2026 - 07:56 WIT

Gubernur Maluku Apresiasi Kolaborasi Pemda dan OJK, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Regional

Friday, 23 October 2026 - 07:48 WIT

Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health

Berita Terbaru