Infomalukunews.com, Ambon,– Suara protes kembali menggema di Kota Ambon. Ratusan massa yang tergabung dalam berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Maluku menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Maluku, pada Kamis, (4/9/25)
Dalam aksi, para pendemo membawa spanduk dan poster berisi kritik tajam terhadap kinerja pemerintah. Mereka mendesak Presiden segera mencopot Kapolri dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dinilai gagal menjalankan tugas serta tidak mampu menjawab keresahan rakyat.
Koordinator aksi Salim Rumakefing, dalam orasinya menyebutkan bahwa rakyat semakin terhimpit dengan kondisi ekonomi yang sulit. Kenaikan harga kebutuhan pokok, keterbatasan lapangan pekerjaan, hingga persoalan keadilan hukum menjadi alasan utama mereka turun ke jalan.
Salim Rumakefing meminta kepada ke DPRD Maluku segera menyurati Prabowo Subianto, Presiden RI untuk Kembalikan Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN RI.
LSM Lira Maluku mendesak ketua DPRD Maluku segara menyurati kepada Presiden republik Indonesia mengembalikan Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si. ke posisinya.
Lanjutnya, Kami hadir di sini sebagai suara rakyat. Kapolri dan Menkeu Sri Mulyani sudah tidak layak lagi menduduki jabatannya. Jika pemerintah tidak segera bertindak, maka rakyat akan terus bersuara lebih keras lagi.” tegasnya.
Sementara Alwi Rumadan, ketua DPD LSM Komando Garuda Sakti, meminta kepada DPRD Maluku untuk menyampaikan aspirasi pada hari ini ke pemerintah pusat. Kami minta Menteri KKP, Menkeu dan Kapolri harus di copot dari jabatan mereka saat ini.” Ujar Rumadan.
“Menteri Keuangan dan Kapolri harus di copot, itulah permintaan kami dari aliansi Pemuda Maluku,” Tegas dia.
Selain itu, mereka juga meminta kepada presiden republik Indonesia untuk mengembalikan Marthinus Hukom ke jabatannya sebagai kepala BNN pusat.
Mantan Kepala Detasemen Khusus 88, itu adalah bagian atau keterwakilan dari rakyat Maluku saat ini. Oleh karena itu presiden RI bapak Prabowo Subianto, segara kembalikan Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN RI.
Mereka juga meminta kepada Kapolda Maluku untuk menuntaskan kasus-kasus yang sementara ada di meja Ditreskrimsus Polda Maluku.
Aksi yang dimulai pada pukul 13.34 WIT, ada beberapa poin yang disampaikan, poin-poin tersebut salah satunya meminta kepada DPRD Maluku menyurati Presiden RI untuk kembalikan Marthinus Hukom. Mereka juga meminta kepada Kapolda Maluku untuk mengevaluasi kinerja Ditreskrimsus Polda dan juga mencopot Kapolres Buru.
Unjuk rasa yang hampir dua jam itu diakhiri dengan memberikan poin tuntutan kepada ketua DPRD Maluku. Dan poin-poin tuntutan diterima langsung oleh Benhur G Watubun dan saksikan oleh para anggota DPRD Maluku lainnya.
Ketua DPRD Maluku menyampaikan terima kasih kepada ade-ade semua atas penyampaian aspirasi pada siang hari ini di kantor DPRD Maluku.
“Aspirasi ini akan akan kami menindaklanjuti ini kepada bapak Prabowo Subianto, Presiden RI,” Ujar Benhur.
Ketua DPRD Maluku, untuk semua tuntutan sama seperti aspirasi beberapa hari yang lalu. Maka kami akan teruskan ke Presiden RI.
Kami pastikan apa yang ade-ade sampaikan akan kami tindaklanjuti. Selain itu, atas nama DPRD Maluku mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI polri yang selama ini bersama-sama mengawal proses demo dari pertama hingga pada hari ini.
Usai aksi, mereka kembali dengan aman dan tertib. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada TNI/Polri yang telah mengawal aksi kami pada hari ini. (IM-07)






