Infomalukunews,com. Ambon- Dalam semangat pengabdian dan gotong royong bagi negeri, Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Ambon sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XXIV di Lantai II Pacific Hotel Ambon, Senin (10/11/2025).
Mengusung tema “Konsolidasi SOKSI Par Ambon Pung Bae”, forum kaderisasi ini menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi, meneguhkan visi kekaryaan, serta menyalakan kembali semangat kebersamaan khas masyarakat Ambon.
Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan tifa oleh Ketua Depidar SOKSI Provinsi Maluku Rohalim Boy Sangadji (RBS) sebagai simbol persatuan dan semangat kekaryaan.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua Umum Depinas SOKSI Derek Loupatty, Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisuta, PLT Ketua SOKSI Kota Ambon Dessy Hallauw, Ketua AMPG Maluku Zeth Pormes, jajaran Partai Golkar Ambon dan SBB, Forkopimda, serta para kader dan simpatisan SOKSI se-Kota Ambon.
Dalam arahannya, Derek Loupatty menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi sebagai langkah strategis memperkuat peran SOKSI di tengah dinamika bangsa.
“SOKSI lahir untuk menjaga bangsa. Kita punya tanggung jawab moral untuk menekan angka kemiskinan dan menjaga stabilitas politik,” ujarnya.
Loupatty juga mengingatkan akar sejarah SOKSI yang tidak terpisahkan dari Partai Golkar, di mana nilai kekaryaan dan pengabdian sosial menjadi fondasi utama perjuangan.
“SOKSI bukan sekadar organisasi politik. Ia rumah besar bagi pekerja, karyawan, dan profesional yang ingin berkontribusi nyata bagi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Rohalim Boy Sangadji (RBS) mengajak seluruh kader memperkuat soliditas dan membuka ruang luas bagi generasi muda.
“SOKSI harus menjadi wadah yang merangkul mahasiswa, pelajar, dan anak muda Ambon. Mereka penerus bangsa yang perlu diarahkan agar berkontribusi lewat karya dan semangat kekaryaan,” katanya.
RBS juga menegaskan kembali semangat nasionalisme dan kekaryaan yang diwariskan sejak era Jenderal Ahmad Yani, pendiri SOKSI, harus tetap hidup di dada setiap kader.
Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisuta menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah SOKSI yang dinilai aktif dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
“SOKSI berperan penting memperkuat UMKM, membentuk SDM unggul, dan menanamkan nilai kerja keras serta tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Ia berharap Muscab kali ini melahirkan kepengurusan yang solid dan visioner.
“Tema ‘Konsolidasi SOKSI Par Ambon Pung Bae’ sangat relevan dengan karakter masyarakat Ambon yang menjunjung tinggi gotong royong dan solidaritas,” tambahnya.
Ketua Panitia Josyes D. S. Walalayo menyebut Muscab ke-XXIV ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional 10 November, sekaligus penetapan Tuan Guru Abdul Muttalib Sangadji sebagai Pahlawan Nasional asal Maluku.
“Semangat kepahlawanan beliau menginspirasi kami melanjutkan perjuangan melalui karya nyata SOKSI,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi atas dukungan penuh Rohalim Boy Sangadji, yang menjadi donatur tunggal kegiatan sekaligus motor kaderisasi SOKSI di Maluku.
PLT Ketua SOKSI Kota Ambon Dessy Hallauw menegaskan komitmen organisasi untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Dengan semangat SOKSI, kami siap mendukung program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dessy juga menegaskan pentingnya pembinaan kader dari berbagai sektor—pemuda, pelajar, petani, hingga nelayan—agar nilai kekaryaan tumbuh di seluruh lapisan masyarakat.
Melalui Muscab ke-XXIV ini, SOKSI Kota Ambon meneguhkan kembali peran strategisnya sebagai organisasi kader penggerak pembangunan dan pilar sosial politik yang berakar pada semangat kekaryaan.
Dengan spirit “Par Ambon Pung Bae”, SOKSI bertekad memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kota Ambon dalam membangun masyarakat yang produktif, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.(IM-VLL)






