Soal MIP Pindah ke Ambon, Irwan Patty Ajak Publik Percaya Studi Kelayakan Pempus

- Publisher

Thursday, 26 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Mantan Ketua Bappeda Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Drs. Irwan Patty,M.Si menegaskan bahwa perpindahan lokasi Maluku Integrated Port (MIP) ke Pulau Ambon dipastikan telah melalui kajian teknis yang matang.

Pernyataan tersebut disampaikannya di sela-sela pembukaan Safari Tadarus Al-Qur’an PB Iksamuni di Ambon, Kamis (26/02/2026).

Irwan menjelaskan, proyek strategis nasional itu bukan merupakan janji kampanye pasangan Lawamena. Menurutnya, MIP merupakan program yang diperjuangkan Pemerintah Daerah Maluku setelah Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

Ia juga menyinggung pernyataan Wakil Gubernur yang sempat menyebut Waisarisa, SBB, sebagai lokasi MIP saat Safari Ramadhan 2025 di Gemba. Namun, menurut Irwan, pernyataan tersebut belum didasarkan pada studi kelayakan yang komprehensif.

“Proyek sebesar ini harus melalui kajian teknis yang matang agar memiliki sinergitas dan konektivitas kuat untuk mendorong pertumbuhan perdagangan internal Maluku maupun eksternal, khususnya kawasan Indonesia Timur,” ujarnya.

Irwan menekankan, pemindahan lokasi bukan berarti Kabupaten SBB ditinggalkan. Dalam konsep pengembangan pelabuhan terintegrasi, pelabuhan-pelabuhan pengumpan tetap dibutuhkan untuk mendukung distribusi dan arus logistik.

“SBB tetap menjadi salah satu pintu penting yang perlu diperkuat,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan pintu perdagangan juga harus dilakukan di setiap kabupaten/kota.

Titik-titik strategis seperti Buru, Bula, Tual, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) perlu diperkuat karena letaknya yang berdekatan dengan provinsi lain serta memiliki potensi konektivitas antardaerah.

Menurut Irwan, penetapan lokasi MIP harus murni menggunakan pendekatan bisnis dan ekonomi, dengan mempertimbangkan kemudahan akses yang efektif dan efisien terhadap basis-basis ekonomi.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mempercayakan proses studi kelayakan kepada pemerintah pusat.

“Studi kelayakan itu merupakan kewenangan pemerintah pusat. Ini adalah gawe pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah. Mari kita percayakan proses tersebut agar hasilnya benar-benar objektif dan demi kepentingan Maluku secara menyeluruh,” pungkasnya. (IM-03).

Berita Terkait

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 
Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas
Tinjau Korban Kebakaran Batu Merah, Gubernur Hendrik Lewerissa Salurkan Bantuan
Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula
Dari Gizi hingga Pendidikan, Bhayangkari Perkuat Kepedulian terhadap Anak di Kepulauan Kei
Bhayangkari Peduli, 2.350 Paket Bantuan dan Layanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat Kota Tual
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 30 August 2026 - 12:11 WIT

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 

Saturday, 29 August 2026 - 20:17 WIT

Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis

Saturday, 29 August 2026 - 20:07 WIT

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Saturday, 29 August 2026 - 12:57 WIT

52 Pejabat Fungsional Dilantik, Wali Kota Ambon Dorong ASN Perkuat Keahlian dan Integritas

Saturday, 29 August 2026 - 12:35 WIT

Wakili Bupati, Kadis Dikbud Aru Resmikan SMP Negeri Papakula

Berita Terbaru