INFOMALUKUNEWS.COM,SBB,- Menyikapi pernyataan Dirut Media Info Maluku, Muhammad Makatita, Bahwa Pj. Bupati jangan umbar janji terkait Pengaspalan jalan lingkar manipa.(20/08/2024).
Makatita bersikap apatis dan tidak percaya dengan janji Pemerintah Daerah selama ini.
Akibat dari janji Pemda SBB pada Tahun Anggaran 2022 terkait jalan lingkar manipa yang awalnya sebesar Rp 4,3 Miliar namun realisasinya hanya sebesar 1 milliar, atas dasar inilah yang membuat dirinya selaku masyarakat asli manipa menjadi kecewa terhadap pemerintah daerah.
Menyikapi pernyataan Makatita, Jais Elly kepada media ini menjelaskan bahwa dirinya tidak sedang umbar janji, tetapi niat untuk membangun SBB harus diwujudkan sekalipun hanya 1 tahun saya menjabat sebagai Penjabat Bupati SBB.
” Saya lebih memilih mengunjungi saudara – saudara saya dimanipa daripada ikut kegiatan ulang tahun provinsi Maluku karena ada agenda pergantian Tiang Alif Masjid Rahman Desa Tumalehu Barat.
Ada banyak keluhan masyarakat manipa saat pertemuan di kantor camat bersama raja – raja manipa, diantaranya jalan lingkar manipa yang terpending beberapa Waktu lalu dan usulan peralihan status Puskesmas rawat jalan menjadi rawat nginap.
Untuk Jalan lingkar manipa perlu saya sampaikan bahwa sudah Usulan tersebut sudah masuk di anggaran DAK 2025, saya juga meminta agar masyarakat mendukung program ini dengan melakukan pembebasan tanah agar program ini tidak bermasalah dan dapat di wujudkan”. Jelas Elly
Lanjudnya, sedangkan untuk Pengusulan peningkatan status Puskesmas rawat jalan ke rawat nginap, saya langsung perintahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk segera proses agar tahun depan sudah bisa terealisasi sesuai dengan keinginan masyarakat, selain itu saya juga hadirkan Kepala Dinas Perhubungan, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kabag Kesra, kadis capil dan jajarannya untuk melihat kebutuhan masyarakat manipa”.Ujar Jais.
Khusus untuk Kepala Dugcapil, saya perintahkan untuk melakukan penataan administari seperti KTP, KK dan Akta Kelahiran sesuai dengan salah satu program 100 hari kerja Pj. Bupati yaitu Jebol Adminduk atau (Jemput Bola Administrasi Kependudukan) terkait dengan banyaknya Masyarakat yang belum mendapatkan Pelayanan kependudukan.
Kepada media ini, “Kepala Dugcapil juga menyampaikan bahwa pelayanan Pelayanan Jebol Adminduk sampai dengan saat ini untuk Kartu Keluarga : 1041, Pembuatan NIK baru : 3417, Perekaman KTP.EL:6121, Akta Lahir: 4313, Akta perceraian: 8, Akta Perkawinan: 333, Akta kematian: 563, dan Pencetakan KTP EL: 15.460.
Lanjudnya, “Kegiatan Jebol Adminduk akan terus lakukan sampai semua masyarakat SBB memiliki Dokumen Adminduk apalagi dalam mempersiapkan masyarakat untuk menggunakan Hak Politik di 27 November 2024, Dinas Dukcapil akan melayani sampai hari pelaksanaan Pilkada nanti.
Nahuay juga meminta kepada masyarakat untuk harus pro aktif untuk hadir saat Dinas Dukcapil melakukan Jemput Bola Adminduk di Kecamatan / Desa sehingga dapat terlayani” Ujarnya.
“Untuk apa saya umbar janji, saya tidak ada kepentingan apa – apa, yang jelas kehadiran saya sebagai anak negeri saka mese nusa, adalah untuk memastikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan masyarakat, selama saya memimpin kabupaten yang kita cintai dengan waktu yang singkat ini, saya akan berusaha semampu saya dan saya meminta dukungan dari Masyarakat dan para tokoh untuk sama – sama mendukung dan mendoakan agar Dareah ini semakin lebih baik kedepan”. Tutup Elly.(IM.KR).







