AFIRMASI INDIGENOUS RESILIENCE DI JEMAAT GPM RAMBATU KLASIS KAIRATU

- Publisher

Tuesday, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Kairatu- Kebijakan pemerintah Orde Baru di masa Soeharto yang menetapkan swasembada beras turut menggeser keberadaan pangan lokal yang dulunya menjadi makanan pokok komunitas lokal di Indonesia.

Harga beras yang cukup terjangkau sampai dengan saat ini karena pengaruh dari kebijakan tersebut menyebabkan hampir seluruh masyarakat Indonesia menjadikan beras sebagai sumber pangan pokok.

Atas dasar ini kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan memanfaatkan Dana Hibah UKIM tahun 2026 dilaksanakan di Jemaat GPM Rambatu pada 28 -30 Agustus 2026. Kegiatan PkM tersebut diketuai oleh J. L. Hursepuny dengan anggota masing-masing satu orang dosen dan dua orang mahasiswa yaitu D. S. Nenkeula dan mahasiswa Milando Patty dan Glorio Tomasoa.

Tim PkM UKIM disambut meriah oleh anak-anak Rambatu dengan memainkan tarian cakalele sebagai tarian penyambutan pada tanggal 28 Agustus 2026. Memanfaatkan momen ini, malamnya dilakukan pembinaan bina spiritualitas bagi seluruh pelayan jemaat GPM Rambatu. Pada tanggal 29 Agustus 2026, sehari penuh tim memberikan kegiatan PkM kepada seluruh Majelis Jemaat GPM Rambatu. Pemateri pertama, J. Hursepuny memaparkan tentang bagaimana beras menjadi sumber pangan pokok yang seharusnya tidak boleh menggantikan pangan lokal yang lain.

Hursepuny menjelaskan bahwa “beras” telah menjadi makanan “privilege” sejak zaman kolonial dan diteruskan pada masa Orde Baru. Padahal komunitas lokal memiliki ketersediaan sumber pangan lokal yang cukup melimpah namun tidak dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat setempat. Jarak yang jauh antara Rambatu dengan pusat kota menjadikan jemaat ini sebagai jemaat yang harus menyelaraskan antara konsumsi beras dengan makanan pokok lokal. Dan memang penyelarasan ini dikuatkan dengan tersedianya umbi-umbian dan labu siam secara melimbah di jemaat GPM Rambatu.

Pemateri kedua, D. Nenkeula selanjutnya memberikan dorongan-dorongan psikologis yang pada intinya berusaha mengingatkan para pelayan agar mengedukasi jemaat untuk tetap mengusahakan pangan lokal sebagai sumber protein keluarga.

Penyajian materi-materi ini mendapatkan respon positif dari Majelis Jemaat dengan enam orang penanggap yang bersyukur bahwa kegiatan PkM ini semakin menegaskan keberadaan pangan lokal di jemaat sebagai sumber protein yang menyehatkan jemaat. Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara.

Kegiatan PkM oleh Hursepuny sebagai ketua kegiatan dengan Ketua Majelis Jemaat GPM Rambatu Pdt. R. Makatita, S. Si Teol.(IM-DW)

Berita Terkait

Plt Kepala BWS Maluku Ruslan Malik Tegaskan: Hentikan Aktivitas Konstruksi di Sungai Waitomo Demi Cegah Banjir.
Kodam XV/Pattimura: Penataan Kawasan Sungai Waitomu Berorientasi pada Manfaat Masyarakat
Gubernur Maluku Apresiasi Kolaborasi Pemda dan OJK, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Regional
Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health
Kajati Maluku Rudy Irmawan kunjungi Cabang Kejari Ambon di Banda Neira, pastikan kinerja dan pelayanan optimal
Kepala Dati Waleulu Pertanyakan Penundaan Eksekusi PN Ambon di Batu Merah
Balai POM Ambon Amankan 16 Produk Obat Tradisional di SBT, Tujuh Terbukti Mengandung Bahan Kimia
Dinkes Aru Canangkan Cek kesehatan Gratis Serentak, 112 Peserta Ikuti Edukasi Hipertensi
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 00:03 WIT

Plt Kepala BWS Maluku Ruslan Malik Tegaskan: Hentikan Aktivitas Konstruksi di Sungai Waitomo Demi Cegah Banjir.

Friday, 23 October 2026 - 13:54 WIT

Kodam XV/Pattimura: Penataan Kawasan Sungai Waitomu Berorientasi pada Manfaat Masyarakat

Friday, 23 October 2026 - 07:56 WIT

Gubernur Maluku Apresiasi Kolaborasi Pemda dan OJK, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Regional

Friday, 23 October 2026 - 07:48 WIT

Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health

Friday, 23 October 2026 - 07:33 WIT

Kajati Maluku Rudy Irmawan kunjungi Cabang Kejari Ambon di Banda Neira, pastikan kinerja dan pelayanan optimal

Berita Terbaru