Sembuh, 4 Pasien Covid-19 Maluku Kembali ke Rumah

- Publisher

Wednesday, 22 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM, AMBON – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) Provinsi Maluku memulangkan empat pasien yang sebelumnya berstatus positif Covid-19 ke kediaman masing-masing.

Keempat pasien ini masing-masing pasien 04, 05, 13 dan 14 asal Kota Ambon dinyatakan sembuh, setelah menjalani perawatan dan karantina di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku. Mereka terkonfirmasi sudah sembuh setelah dilakukan tes lanjutan dan hasilnya negatif.

Prosesi pemulangan keempat pasien Covid-19 ini dihadiri Ketua Harian Gustu Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang yang didampingi Plt. Karo Humas dan Protokol Setda Maluku, Melki Lohy, Selasa Siang (21/4/2020) di Balai Diklat BPSDM Provinsi Maluku.

Sebelum melepaskan keempat pasien, dr Burhanuddin yang menangani keempat pasien berharap sekembalinya ke lingkungan masyarakat dapat menjadi contoh karena telah melewati proses perawatan.

“Ibu, bapak, saudara- saudara coba disampaikan pengalaman- pengalaman dan himbuan kepada masyarakat luas terutama dari sisi pengalaman selama dirawat disini, paling tidak itu bisa menjadi contoh, bisa menjadi gambaran bagi masyarakat bahwa meskipun positif tapi selama tanpa gejala sebetulnya bisa merawat diri sendiri di rumah, secara mandiri” ungkap dr. Burhanuddin.

Menurutnya, perawatan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebenarnya dapat dilakukan secara mandiri di rumah.

“Perawatan Inikan sama saja di rumah, karena tidak membutuhkan peralatan medis dan alat lainnya. Tetapi perawatan akan berbeda jika ada penyakit bawaan seperti typus dan lainnya,” jelas Burhanuddin.

Namun demikian, Burhamuddin berharap, meski telah sembuh, keempat pasien diharapkan tetap disiplin dengan menerapkan menjaga jarak dan isolasi diri di rumah.

“Artinya, keperluan penting saja barulah keluar, ” imbaunya.

Sementara itu, salah satu pasien terkonfirmasi mengatakan agar masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi wabah covid ini.

“Kepada basudara yang semua yang belum melewati proses yang seperti kami alami agar tidak panik. Kami pasien OTG tidak perlu perlakuan khusus yang berkaitan dengan medis melainkan pemberian menu bergizi dan vitamin yang telah diatur oleh medis, yang secara berangsur-angsur bisa menyembuhkan kami,” jelasnya.

Dirinya lantas mengajak masyarakat untuk mengikuti himbauan pemerintah.

“Basudara tetap mengikuti himbauan pemerintah agar bisa memutuskan rantai penularan covid. Paling tidak mrmperlambat jangan lagi semakin banyak orang yang mengalami hal seperti kami,” ungkapnya.

Tetap menjaga jarak, hindari tempat-tempat yang beresiko tinggi.
“Gunakan masker, menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan jika kontak dengan benda- benda atau dengan orang,”ingatnya.

Dia juga meminta apabila ada masyarakat yang melakukan perjalanan dari luar, cukup mengisolasi diri di rumah sambil memperhatikan gejala.

“Kalau memang bergejala segera menghubungi pihak medis atau yang berkompoten hntuk melakukan pemeriksaan,” pintanya.

Sama halnya dua pemuda yang terkonfirmasi positif corona lainnya.

Mereka mengajak generasi muda Maluku untuk mematuhi himbauan pemerintah untuk menjaga jarak, menggunakan masker jika bepergian, mencuci tangan yang bersih serta menghindari kerumunan.

Mereka pun mengajak untuk bersama-sama bahu membahu melawan virus corona yang telah menginfeksi jutaan orang di hampir seluruh negara termasuk Indonesia.

“Katong mau pesan par basudara samua, ayo katong lawan virus in dengan mengikuti himbauan pemerintah,” kata mereka mengingatkan.

Keduanya mengajak sebisa mungkin tetap berada di rumah.

“Mungkin tamang- tamang merasa bahwa si A ini kuat. Tapi katong seng tahu virus ini datang dari mana. Katong samua kan seng ingin kana penyakit, virus ini datang sandiri.

“Jadi sebisa mungkin teman-teman jaga kesehatan. Jang bagadang. Sebisanya makan makanan yang bergisi dan teratur,” kata mereka mengingatkan.

Dan yang sangat penting jangan lupa berdoa.

“Apapun agamanya keyakinan itu yang penting bahwa kita samua bisa melewati ini,” ucap mereka.

Tak lupa, ucapan terima kasih disampaikan karena telah mendapat perawatan yang baik selama berada di karantina.

” Kami juga berterimakasih atas perawatan yang telah kami jalani selama karantina sampai kami dinyatakan sembuh,” ucap mereka.(humasmaluku)

Berita Terkait

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum
Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Wednesday, 15 April 2026 - 12:27 WIT

Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  

Tuesday, 7 April 2026 - 10:17 WIT

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Berita Terbaru