Sebanyak 52 Siswa SD Inpres Talaga Ratu Dan MIN 2 SBB Diduga Keracunan MBG 

- Publisher

Tuesday, 21 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,SBB-Peristiwa dugaan keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SD Inpres Talaga Ratu dan MI Negeri 2, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Keracunan menimpa sebanyak 52 siswa mengalami gejala mual, muntah, diare, dan pusing setelah diduga mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kronologisnya, ketika salah satu siswi MI Negeri 2 SBB, inisial ‘AN’ (6), sepulang sekolah merasa mual dan muntah disertai diare dan pusing setelah mengonsumsi MBG, pada Senin (20/10/2025).

Makanan MBG yang Diduga Keracunan

Setelah korban derita muntah, pusing dan disertai diare, korban dibawa langsung oleh ibunya ke Puskesmas Kairatu sekitar pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan perawatan medis.

Tidak lama berselang, muncul lagi korban lain berinisial ‘RI’ (6) siswa SD Inpres Talaga Ratu, juga mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi MBG. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas oleh ibunya.

Setelah kedua siswa tersebut mendapatkan penanganan, sejumlah orang tua lainnya juga melaporkan anak-anak mereka mengalami keluhan serupa.

Korban keracunan MBG

Tercatat Hingga pukul 14.00 WIT, sebanyak 52 siswa dari kedua sekolah tersebut telah menjalani pemeriksaan dan perawatan di Puskesmas Kairatu.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polsek Kairatu melakukan langkah-langkah cepat dengan Menerima laporan dari pihak Puskesmas dan masyarakat, mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan pengecekan, melaksanakan Pulbaket terkait sumber penyebab dugaan keracunan.

Sampai saat ini, belum terdapat laporan polisi resmi yang dibuat oleh para orang tua korban. Namun pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kairatu guna memastikan penyebab pasti kejadian serta langkah penanganan selanjutnya.

Orang tua siswa korban keracunan MBG

Kapolres SBB, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kairatu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis yang layak.

“Kami sudah menurunkan personel untuk melakukan pemeriksaan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak kesehatan. Langkah-langkah investigasi akan dilakukan secara profesional untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih berhati-hati dalam memberikan makanan dan minuman kepada anak-anak, serta segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan kejadian serupa. (Borqan-IM)

Berita Terkait

Gubernur Maluku Apresiasi Kolaborasi Pemda dan OJK, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Regional
Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health
Kajati Maluku Rudy Irmawan kunjungi Cabang Kejari Ambon di Banda Neira, pastikan kinerja dan pelayanan optimal
Kepala Dati Waleulu Pertanyakan Penundaan Eksekusi PN Ambon di Batu Merah
Balai POM Ambon Amankan 16 Produk Obat Tradisional di SBT, Tujuh Terbukti Mengandung Bahan Kimia
Dinkes Aru Canangkan Cek kesehatan Gratis Serentak, 112 Peserta Ikuti Edukasi Hipertensi
Ulwan Talaohu Anak Negeri Maluku,Jovandri Serukan Dukungan Pembangunan Tanpa Intervensi Proses Hukum
Kebakaran Capai 157 Kejadian Sepanjang 2026, Wali Kota Minta Kewaspadaan Ditingkatkan
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 07:56 WIT

Gubernur Maluku Apresiasi Kolaborasi Pemda dan OJK, Maluku dan Ambon Raih Penghargaan TPAKD Regional

Friday, 23 October 2026 - 07:48 WIT

Pemkot Ambon Dukung Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI melalui Aiko Health

Friday, 23 October 2026 - 07:33 WIT

Kajati Maluku Rudy Irmawan kunjungi Cabang Kejari Ambon di Banda Neira, pastikan kinerja dan pelayanan optimal

Thursday, 22 October 2026 - 19:38 WIT

Kepala Dati Waleulu Pertanyakan Penundaan Eksekusi PN Ambon di Batu Merah

Thursday, 22 October 2026 - 16:11 WIT

Balai POM Ambon Amankan 16 Produk Obat Tradisional di SBT, Tujuh Terbukti Mengandung Bahan Kimia

Berita Terbaru