Proyek Drainase di Samping Kantor DPRD Kab.Aru Mangkrak, Kontraktornya Harus di Evaluasi.

- Publisher

Tuesday, 16 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM,DOBO,– Pekerjaan Drainase mencapai 400 meter di samping Kantor DPRD Kabupaten Aru terkesan asal-asalan.

Hal utama dalam Pembangunan Drainase yakni menjaga kebanjiran ketika hujan deras, namun proyek tersebut terlihat sebatas penggalian dalam bentuk Drainase berkisar 400 meter lebih saja. proyek asal-asalan itu butuh perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kabupaten Aru.

Proyek Drainase berada di Kawasan Kantor DPRD dan Kantor Bupati Aru berjalan di tempat. Kontraktor harus dipanggil untuk mempertanggungjawabkan pekerjaan-nya, karena ini menyangkut keuangan Daerah maupun Keuangan Negara.

Menurut salah satu warga, Pekerjaan Drainase tersebut di gali pekan lalu dan tidak memiliki papan proyek, padahal pembuatan proyek apapun harus memiliki waktu (time) pekerjaan, Oleh karena itu pihak Kontraktor harus kerja sesuai undang-undang.

“Bahwa proyek pembangunan Drainase itu di gali dikerjakan pekan lalu dan tak memiliki papan proyek. siapa kontraktornya harus kerja sesuai spesifikasi dan undang-undang, “Ungkapnya kepada wartawan infomalukunews, Selasa, (16/7/24).

Ia menjelaskan Proyek Drainase itu hanya di gali mencapai 400 meter, dan proses lanjutan pekerjaan tidak berjalan, dan Ditempat itu tidak ada sama sekali tanda-tanda proses pekerjaan Drainase tersebut. “Proyek Drainase mencapai 400 meter lebih itu hanya di gali tapi tidak dikerjakan, Padahal sudah di gali oleh pekerja,” jelasnya.

Dia menegaskan kepada Pihak Pemda dalam hal ini Bupati untuk segera mengevaluasi pekerjaan Drainase tersebut dan memeriksa kontraktornya. “Kontraktor harus dipanggil oleh Bupati agar di evaluasi pekerjaan Drainase tersebut,” tegasnya.

Ia kesal proyek Drainase itu berada disamping pagar kantor DPRD Aru. Pihak DPRD harusnya melihatnya secara langsung pekerjaan itu. “Saya sangat kesal dengan proyek Drainase itu, proyek tersebut berada di samping pagar DPRD, pihak DPRD harus melirik pekerjaan proyek tersebut,” kesalnya.

Diketahui, Ketinggian galian proyek Drainase itu berkisar 1 meter lebih, lebar Drainase sekitar 50-60 cm. (IM-GB)

Berita Terkait

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum
Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela
Tambang Sinabar di Luhu Disorot, Hasil Peninjauan KLHK Belum Dipublikasikan
Gubernur Maluku Pimpin Apel, Pastikan Idul Fitri 1447 H Aman dan Nyaman
Respon Cepat Kapolres MBD Redam Konflik Warga Toinaman dan Kaiwatu
La Hamidi: Ramadhan Momentum Pererat Silaturahmi Antar Sesama 
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 7 April 2026 - 10:17 WIT

Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

Friday, 3 April 2026 - 00:16 WIT

OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan

Tuesday, 24 March 2026 - 10:17 WIT

Kapolres SBB: Tak Ada Ampun! Pelaku dan Provokator Konflik Ani–Pawae Tetap Diproses Hukum

Monday, 16 March 2026 - 19:07 WIT

Golkar Maluku Soroti Fiskal Daerah hingga Hak Masyarakat dalam Proyek Blok Masela

Friday, 13 March 2026 - 09:49 WIT

Tambang Sinabar di Luhu Disorot, Hasil Peninjauan KLHK Belum Dipublikasikan

Berita Terbaru

Daerah

Data Sudah Siap, Penataan Pasar Tinggal Jalan

Monday, 13 Apr 2026 - 22:05 WIT