Prof Tuntas Subagyo, Ketua Umum PKR yang Peduli Terhadap Prestasi Anak Bangsa Lewat Olahraga

- Publisher

Thursday, 1 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Zen L, M.Pd

Praktisi Olahraga Nasional

Infomalukunews.com, Ambon- Di tengah kecenderungan elite politik yang lebih sibuk merespons isu jangka pendek, kehadiran Prof. Tuntas Subagyo, Ketua Umum Partai Kebangkitan Rakyat (PKR), dalam Seminar Nasional Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia (IMORI) di Aula Fakultas Olahraga Universitas Sebelas Maret (UNS), 20 Desember 2025, memberi pesan penting: olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan investasi strategis bagi masa depan bangsa.

Kehadiran Prof. Tuntas dalam forum akademik kemahasiswaan tersebut tidak bersifat seremonial. Ia hadir membawa gagasan substansial mengenai optimalisasi peran mahasiswa dalam pengembangan olahraga prestasi, sebuah tema yang kerap dibicarakan, tetapi jarang ditempatkan secara serius dalam kebijakan publik dan agenda politik nasional.

*Mahasiswa sebagai Subjek, Bukan Penonton*

Dalam paparannya, Prof. Tuntas menekankan bahwa mahasiswa olahraga seharusnya tidak hanya diposisikan sebagai pelengkap ekosistem olahraga nasional. Mereka adalah subjek utama calon pelatih, sport scientist, manajer olahraga, wasit, hingga pengambil kebijakan di masa depan. Tanpa keterlibatan aktif mahasiswa, pembinaan olahraga prestasi akan terus terjebak pada pola lama yang bergantung pada figur, bukan sistem.

Pandangan ini relevan dengan kondisi olahraga Indonesia saat ini, yang masih menghadapi persoalan klasik : pembinaan yang tidak berkelanjutan, minim riset, serta jarak yang lebar antara dunia akademik dan praktik lapangan. Kehadiran seorang ketua umum partai politik yang berbicara soal hal ini menunjukkan adanya kesadaran lintas sektor bahwa prestasi olahraga tidak lahir secara instan.

*Politik yang Menyentuh Akar Prestasi*

Langkah Prof. Tuntas juga mencerminkan wajah politik yang jarang ditampilkan: politik yang menyentuh akar prestasi anak bangsa, bukan sekadar pencitraan di podium kemenangan. Olahraga, jika dikelola dengan benar, mampu menjadi medium pembangunan karakter, disiplin, sportivitas, sekaligus diplomasi bangsa.

Dengan menyasar mahasiswa, Prof. Tuntas secara tidak langsung mendorong regenerasi sumber daya manusia olahraga. Ini penting, mengingat banyak cabang olahraga di Indonesia masih kekurangan tenaga profesional yang memahami pembinaan berbasis ilmu pengetahuan dan data.

*Olahraga sebagai Agenda Kebangsaan*

Seminar nasional IMORI di UNS menjadi ruang temu yang strategis antara dunia akademik, mahasiswa, dan tokoh politik. Pesan yang disampaikan Prof. Tuntas memperkuat gagasan bahwa olahraga prestasi harus dipandang sebagai agenda kebangsaan, bukan sekadar urusan federasi atau event multi-cabang semata.

Kepedulian ini patut diapresiasi, sekaligus diuji konsistensinya. Tantangan ke depan bukan hanya soal kehadiran di seminar, tetapi bagaimana gagasan tersebut diterjemahkan menjadi kebijakan nyata, dukungan anggaran, dan keberpihakan terhadap sistem pembinaan yang adil dan transparan.

Apa yang ditunjukkan Prof. Tuntas Subagyo di UNS pada 20 Desember 2025 memberi harapan bahwa politik dan olahraga bisa berjalan seiring secara konstruktif. Ketika tokoh politik mau turun ke ruang intelektual mahasiswa dan berbicara soal prestasi dengan perspektif jangka panjang, di situlah optimisme tumbuh.

Olahraga membutuhkan lebih banyak pemimpin yang tidak hanya hadir saat perayaan kemenangan, tetapi juga peduli pada proses panjang di baliknya. Jika konsisten, kepedulian seperti ini dapat menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi atlet dan insan olahraga yang mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.(IM-03)

Berita Terkait

Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?
Kejati Maluku Tahan Mantan Kadis PUPR Maluku “MM”, Dugaan Korupsi Air Bersih Pulau Haruku Rugikan Negara Rp3,83 Miliar
Kadis Dikbud Aru: Kompetensi Guru Jadi Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan
LSM GERINDO MALUKU DESAK APH USUT DUGAAN USAHA TANPA IZIN DI TELAGA NIPA, OMZET DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR
PJU dan 3 Kapolres Jajaran Polda Maluku Dirotasi, Perkuat Organisasi dan Pelayanan di Wilayah Kepulauan
TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 
Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 1 September 2026 - 06:55 WIT

Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?

Monday, 31 August 2026 - 20:32 WIT

Kejati Maluku Tahan Mantan Kadis PUPR Maluku “MM”, Dugaan Korupsi Air Bersih Pulau Haruku Rugikan Negara Rp3,83 Miliar

Monday, 31 August 2026 - 15:38 WIT

Kadis Dikbud Aru: Kompetensi Guru Jadi Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan

Monday, 31 August 2026 - 15:23 WIT

LSM GERINDO MALUKU DESAK APH USUT DUGAAN USAHA TANPA IZIN DI TELAGA NIPA, OMZET DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR

Monday, 31 August 2026 - 11:16 WIT

PJU dan 3 Kapolres Jajaran Polda Maluku Dirotasi, Perkuat Organisasi dan Pelayanan di Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru