Polri Masuk Sekolah! Polda Maluku Gandeng Duta SMA 2025 Provinsi Maluku, Edukasi 200 Pelajar SMK 6 Ambon “Stop Bullying Dan Perilaku Kekerasan”

- Publisher

Saturday, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, POLDA MALUKU – Kepolisian Daerah Maluku melalui Bidhumas Polda Maluku bekerja sama dengan Subdit PPA Ditreskrimum dan Duta SMA Provinsi Maluku 2025, Adrian Payung, Siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ambon menggelar kegiatan sosialisasi “Kinerja Polri” di SMK Negeri 6 Ambon, Jumat (28/11). Kegiatan ini diikuti 204 pelajar kelas X dan XI sebagai upaya memperkuat edukasi hukum dan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.

Kegiatan digelar di halaman SMK Negeri 6 Ambon, Kecamatan Baguala, Dibuka langsung oleh Kabidhumas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.IK dan dihadiri oleh Kepala SMK Negeri 6 Ambon, Bpk. EDUARD luturmas S.Th, M.Pd. Tema utama yang diangkat yakni “Polri Sahabat Pelajar: Perlindungan Anak, Stop Bullying, dan Perilaku Kekerasan di Kalangan Pelajar.”

Sosialisasi ini menjadi bagian dari program strategis Polda Maluku dalam merespons maraknya kasus kekerasan terhadap anak, perundungan (bullying), tawuran pelajar, hingga perilaku menyimpang lainnya yang melibatkan remaja.

Kabidhumas Polda Maluku dalam sambutannya menegaskan bahwa sekolah adalah tempat yang harus bebas dari segala bentuk kekerasan. Polri, menurutnya, berkewajiban hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam edukasi yang membangun karakter pelajar.

“Kami ingin para pelajar merasa aman, terlindungi, dan dihargai. Polri tidak hanya datang ketika terjadi masalah, tetapi hadir mendidik, mencegah dan menjadi sahabat bagi anak-anak kita,” ujar Kabidhumas.

“Bullying, kekerasan fisik maupun digital, tawuran, hingga pelecehan adalah ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Polri berdiri di sini untuk memastikan kalian tumbuh di lingkungan yang sehat dan bermoral,” tambahnya.

Kabidhumas juga mengajak seluruh pelajar berani speak up dan melapor jika melihat atau mengalami kekerasan, serta menjadi bagian dari agen perubahan di sekolah.

Sementara itu dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 6 Ambon, Eduard Luturmas, S.Th., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Maluku dan jajaran Bidhumas yang terus menunjukkan kepedulian terhadap masa depan pelajar.

“Kami berterima kasih kepada Kapolda Maluku dan Bidhumas Polda Maluku yang selalu memperhatikan masa depan generasi bangsa. Edukasi seperti ini sangat kami butuhkan agar pelajar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga secara sosial, emosional, dan spiritual,” ujar Luturmas.

“Kami berharap kegiatan ini berdampak langsung pada perubahan perilaku siswa dari waktu ke waktu. Dan kami menyambut dengan gembira bila ke depan kegiatan edukasi seperti ini terus dilaksanakan di sekolah kami,” tambahnya.

Selain hal-hal yang disampaikan diatas, dalam sambutannya Kabidhumas juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi program Polri untuk mendekatkan diri dengan pelajar dan memberikan pemahaman terkait perilaku kekerasan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mencegah perilaku-perilaku yang merugikan pelajar sendiri maupun orang lain. Bullying dan tawuran pelajar merupakan masalah yang sangat masif belakangan ini,” kata Rositah.

“Tujuan kami adalah membangun pengetahuan yang baik kepada pelajar agar mereka tidak melakukan kekerasan yang berdampak pada proses belajar dan masa depan mereka. Kami berterima kasih kepada pihak sekolah atas kerja sama yang baik,” lanjutnya.

“Mari bersama mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan melahirkan generasi Maluku yang cerdas, berpengetahuan luas, dan berkarakter,” tutup Kabidhumas.

Kegiatan “Polri Sahabat Pelajar” di SMK Negeri 6 Ambon menjadi contoh sinergi yang ideal antara institusi pendidikan dan aparat keamanan. Di tengah meningkatnya kekerasan remaja, inisiatif Polri mengedepankan edukasi—bukan hanya penindakan—merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi.

Dengan menghadirkan pejabat Polri dan figur pelajar berprestasi, kegiatan ini menunjukkan bahwa pencegahan kekerasan adalah tanggung jawab kolektif. Kehadiran Polri di lingkungan sekolah menguatkan pesan bahwa keamanan bukan hanya urusan aparat, tetapi juga bagian dari proses pendidikan karakter.(IM-03)

Berita Terkait

Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?
Kejati Maluku Tahan Mantan Kadis PUPR Maluku “MM”, Dugaan Korupsi Air Bersih Pulau Haruku Rugikan Negara Rp3,83 Miliar
Kadis Dikbud Aru: Kompetensi Guru Jadi Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan
LSM GERINDO MALUKU DESAK APH USUT DUGAAN USAHA TANPA IZIN DI TELAGA NIPA, OMZET DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR
PJU dan 3 Kapolres Jajaran Polda Maluku Dirotasi, Perkuat Organisasi dan Pelayanan di Wilayah Kepulauan
TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 
Bhayangkari Peduli Kesehatan di Ambon, 3.247 Warga Dapat Layanan Medis Gratis
Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 1 September 2026 - 06:55 WIT

Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?

Monday, 31 August 2026 - 20:32 WIT

Kejati Maluku Tahan Mantan Kadis PUPR Maluku “MM”, Dugaan Korupsi Air Bersih Pulau Haruku Rugikan Negara Rp3,83 Miliar

Monday, 31 August 2026 - 15:38 WIT

Kadis Dikbud Aru: Kompetensi Guru Jadi Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan

Monday, 31 August 2026 - 15:23 WIT

LSM GERINDO MALUKU DESAK APH USUT DUGAAN USAHA TANPA IZIN DI TELAGA NIPA, OMZET DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR

Sunday, 30 August 2026 - 12:11 WIT

TEMUAN BPK RI TA 2020 ADA INDIKASI KORUPSI, AMMPK, DESAK KEJATI MALUKU PERIKSA MANTAN SEKOT AMBON DAN BENDAHARA. 

Berita Terbaru