Infomalukunews,com. Ambon–Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Asri Arman, dikecam diduga lebih memilih hadiri undangan Dusun Ani, Olas dan tanah goyang dari pada menghadiri undangan pemasangan Kuba Mesjid Nurul Anwar di Negeri Tomalehu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten SBB. Sabtu (08/11/2025)
Pasalnya, warga masyarakat Negeri Tomalehu berharap penuh kehadiran orang nomor satu di kabupaten SBB itu hadir pada pemasangan Kuba Mesjid Nurul Anwar, Namun, Bupati SBB itu malah lebih memilih mengunjungi Dusun Ani, dari pada hadir pada momen pemasangan Kubah Mesjid.
“Kami selaku warga masyarakat Negeri Tomalehu dan juga Negeri Hualoy, sangat menyayangkan ketidak hadiran Bupati La Asri Arman atas ketidakhadiran yanb bersangkutan pada pemasangan Kubah Mesjid,” ucap tokoh masyarakat Negeri Hualoy, Acim Lussy
Hal serupa kata dia, juga sudah beliau lakukan di Negeri Hualoy, dimana sudah 3 kali diundang untuk hadir dalam acara-acara Keagamaan Namun, beliau juga tidak pernah hadir, dan hanya diwakili.
“Sebenarnya ada apa dengan Bupati yang satu ini, apakah ini karena dendam politik atau mau melakukan pelecehan terhadap Negeri-Negeri,”cetus Lussy
Tak hanya itu, menurutnya, masyarakat Desa Hualoy dan Tomalehu tidak pernah punya dendam politik, dan prinsip kami setelah selesai moment politik.
“Kami tetap menerima dan mendukung siapapun pimpinan di Kabupaten ini,” sambung dia.
Lebih lanjut, selama ini Bupati lebih memilih dan nengurusi dusun-dusun yang ada di kabupaten dan banyak mengabaikan Negeri-Negeri yang ada.
“Anda ini nenjadi Bupati SBB atau jadi Bupati sekelompok Dusun,” ujarnya.
Bupati Asri Arman, didesak melihat dan membangun seluruh Negeri di pelosok Kabupaten SBB, bukan hanya melihat anak Dusun.
“Anda itu kepala daerah bukan kepala Dusun, anda wajib melihat dan membangun di seluruh penjuru kabupaten Ini, kami berdo’a semoga bapak sehat terus dan dapat berfikir dengan pikiran dan akal sehat bapak, bukan dengan bisikan-bisikan dari orang lain,” pungkasnya. (IM-03).







