IM-Ambon-Kejadian tidak senonoh yang terjadi di Pemda Maluku Tengah menjadi perhatian publik seantero Maluku, bagaimana tidak, Kantor Bupati Maluku Tengah dihebohkan dengan kejadian Kadis Pendidikan Maluku Tengah inisial TS memukul seorang ASN perempuan inisial MP, pada hari Kamis 08/06/23, lalu.
Ironisnya, pemukulan itu terjadi saat ASN MP, sedang melaksanakan tugas di kantornya, Padahal MP juga merupakan staf bagian Kesra yakni bawahan dari Isteri Kadis Pendidikan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Pj Bupati Maluku Tengah, Muhammad Marasabessy, saat di konfirmasi Infomalukunews.com. Sabtu 10/06/23, melalui Via WhatsApp mengatakan bahwa, dirinya telah melakukan pemanggilan oleh tim penegakan disiplin dan kode etik pegawai ASN, serta Sekretariat pemeriksaan pelanggaran.
“Saya telah menghubungi Pak Sekda, kepala BPSDM dan Inspektur dan sudah saya arahkan untuk melakukan pemanggilan oleh tim penegakan disiplin dan tim sekretariat pemeriksa pelanggaran disiplin dan kode etik pegawai Aparatur Sipil Negara yang di ketuai oleh Pak Sekda itu sendiri.” jelasnya.
Tim ini tambahnya, saya bentuk dengan peraturan Bupati dan juga ada tim PP2A agar melihat hal tersebut
“Dibuat aturan ini agar jangan lagi terjadi kekerasan di Kabupaten Maluku Tengah terutama terhadap perempuan dan anak apalagi dilakukan oleh PNS sangat disayangkan hal ini bisa terjadi di Kantor Bupati di saat saya sedang bertugas.” tandas Marasabessy.
Diketahui, ada berbagai macam pihak dari galangan masyarakat maluku tengah meminta agar Pj Bupati Maluku Tengah supaya mencopot Kadis karena dinilai sangat biadap.
Salah satu masyarakat atas nama Fahri, dirinya menyarankan jepada Penjabat Bupati Maluku Tengah untuk segera mencopot kepala Dinas Pendidikan atas tindakannya yang dinilai biadab ini, bahkan dia meminta proses hukum harus tetap berjalan terus.
Fahri As melanjutkan, ini adalah pelecehan paling biadap yang baru pernah terjad, seorang Kadis memukul ASN perempuan di kantor hingga berdarah.
Tak hanya itu, ada dari kalangan ibu-ibu melakukan demostran di depan kantor dengan membawah spanduk bertulisan copot Kadis
Kepala Dinas Pendidikan beserta isterinya yang juga Kepala bagian Kesra Setda Malteng secara mendadak masuk dan langsung memukul MP yang sedang bekerja di ruangannya. Padahal MP merupakan staf bagian Kesra yakni bawahan dari Isteri Kadis Pendidikan.
Sampai berita ini diupdate Fakta belum dapat tersambung dengan kadis maupun korban untuk kronologis kejadiannya. (IM-03)







