IM-Ambon-Mengingatkan kembali bahwa penyaluran SPHP beras bertujuan untuk menjaga stabilisasi harga beras, dimana penyalurannya menggunakan CBP (Cadangan Beras Pemerintah).
Hal ini sehingga tentunya mempunyai aturan yang telah ditetapkan dan harus dipatuhi agar dapat memastikan keberadaan setiap toko, kios, RPK sebagai tempat penyaluran beras SPHP.
Ungkapan itu disampaikan oleh Rini pegawai Bulog lewat pesan WhatsApp
pada media ini Senin 20/11/2023.
Dirinya menyatakan, dapat memastikan keberadaan stok beras SPHP pada toko, kios, RPK.
“Selain itu memasang spanduk penjualan beras SPHP dan papan harga pada toko, kios, RPK, dan melakukan penyaluran /penjualan beras langsung kepada konsumen.
Tak hanya itu, Rini juga memastikan agar melakukan penjualan dgn harga paling tinggi sesuai HET, yakni Rp. 11.800/Kg.
Untuk tertib administrasi tambahnya, agar yang melakukan order adalah mitra yang sama pada saat melakukan pendaftaran.
Dirinya juga berharap agar masyarakat dapat berkomitmen menaati ketentuan pelaksanaan penyaluran Beras SPHP ini.
Dirinya menginformasikan bahwa mulai 21 November 2023, penjualan sudah dapat dilakukan kembali dengan jadwal sebagai berikut:
Pada Selasa 21 November 2023 pasar mardika, pasar batu merah dan sekitarnya selain itu pada Rabu 22 November 2023 pasar rumah tiga, pasar wayame dan sekitarnya
“Sedangkan Kamis 23 November 2023 pasar waiheru dan sekitarnya dan pada hari Jumat 24 November 2023 pada pasar passo, pasar tulehu n sekitarnya,” pungkasnya. (IM-03).







