Persit, Persatuan Istri Prajurit Kodam XV/Pattimura Tampilkan Kreasi Tenun Tanimbar untuk Peluncuran Program PersitBisa

- Publisher

Friday, 13 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOMALUKUNEWS.COM,-Ambon,-Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana PD XV/Pattimura memperkenalkan hasil karya budaya Daerah Kepulauan Tanimbar yang berada di Provinsi Maluku yaitu Tenun Tanimbar yang diakurasi langsung oleh ibu Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, ibu Uli Simanjuntak, untuk peluncuran program #PersitBisa, di Balai Kartini, Jakarta, hari Sabtu tgl 7 Desember 2024.

rogram #PersitBisa merupakan sebuah program perdana yang memberdayakan kemampuan kreatif istri prajurit seluruh Indonesia agar dapat terus mengembangkan kemampuan dan manfaat untuk komunitas sekitar dan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Dibuka oleh Ketua Umum Persit KCK, Ibu Uli Simanjuntak, peluncuran #PersitBisa menghadirkan karya para anggota Persit dalam bidang Usaha Kecil Menengah (UMKM) dan budaya serta kesenian daerah di Indonesia.

“Pembangunan bangsa yang kuat berawal dari keluarga sebagai pilar utama masyarakat. Dalam perannya sebagai organisasi istri Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Persatuan Istri Prajurit (Persit) terus berupaya mendukung terbentuknya keluarga yang tangguh, mandiri, dan berdaya. Untuk memperkuat peran tersebut, kami di Persit KCK meluncurkan platform atau wadah #PersitBisa,” Ibu Uli Simanjuntak, Ketua Umum Persit KCK, menjelaskan.

Program #PersitBisa mencakup pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelestarian seni dan budaya, peningkatan literasi keuangan, hingga penguatan komunikasi yang berdampak positif.

Dalam hal tersebut, Persit Kartika Chandra Kirana PD XV/Pattimura menampilkan Tenun Tanimbar, dimana tenun ini berasal dari daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang terkenal dengan sebutan Kepulauan Tanimbar. Tenun Tanimbar memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri yang

menjadikannya salah satu jenis tenun yang paling dicari dan dilestarikan. Tenun Tanimbar dipilih karena memiliki sejarah yang panjang dan kaya akan nilai budaya. Tenun ini bukan hanya sekadar karya seni, tetapi juga merupakan bagian integral dari kehidupan masyarakat Tanimbar.

Tenun Tanimbar yang diakurasi langsung oleh ibu Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, ibu Uli Simanjuntak saat mengunjungi Stan Persit Kartika Chandra Kirana PD XV/Pattimura ini dimotori oleh dua wanita hebat yakni Ny. Ayub Djarol dan Ny. Feky Fendi Luturmas, yang telah berhasil menciptakan berbagai motif tenun Tanimbar yang kaya akan nilai seni dan budaya.

Adapun Motif Tenun yang Dihasilkan Berupa, Motif Kilun Ahit warna merah (tempat ikan berenang), Motif Hetil Gegaun (tongkol jagung), Motif-motif Ulerati (ulat kecil) dengan dua warna, Motif Fadur (beraneka ragam), Motif Kilun Ahit warna biru (tempat ikan berenang), Motif Mawar, Motif Tais

Matan, Motif Sair (bendera), Motif Luhun Walun (wajah lesung), Motif Tias Matan, Motif Siluet Manusia, Motif Lelemuke (anggrek), Motif Ulerati (ulat kecil)

“Kodam XV/Pattimura berperan aktif dalam mendukung dan membantu pengembangan UMKM Tenun Tanimbar yang dijalankan oleh Ny. Ivon Lodar dan Ny. Matilda Masela. Sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi lokal, Kodam XV/Pattimura juga memberikan dukungan berupa akses pasar, serta bantuan fasilitas yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk tenun Tanimbar. Selain itu, Kodam XV/Pattimura juga berkomitmen untuk

mempromosikan tenun Tanimbar ke tingkat yang lebih luas.”

Diharapkan program #PersitBisa dapat terus berkontribusi mengangkat prestasi istri prajurit serta sebagai apresiasi untuk isteri prajurit sebagai pendamping mendukung para prajurit dalam

menjalankan tugas negara.(IM-03)

Berita Terkait

Festival Senandung Jukulele Guncang Ambon, Ely Toisutta: Warisan Budaya Ini Harus Mendunia
Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni
Gawat! Skandal Korupsi DPRD SBB, Mantan Bendahara Akui Di Hadapan Penyidik Ada SPPD Fiktif
Direktur LKBH DPN PERMAHI Dukung Wahab Sangadji, Desak KPK Bongkar Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar Kasus DJKA Medan
Bupati Aru “Jemput Bola” ke Jakarta! Bersama Gubernur Maluku, Bahas Abrasi hingga Krisis Air Bersih di Kepulauan
Sidang Perdana Praperadilan Dugaan Penyitaan Tidak Sah Kapal INAMARINA 153 Resmi Digelar di Pengadilan Negeri Dobo
Wahab Sangadji Kembali Datangi KPK, Desak Bongkar Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar Perkara DJKA Medan
Amri Kurniawan dan Samy Sapulette Resmi Jabat Koordinator Kejati Maluku
Berita ini 197 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 14:09 WIT

Festival Senandung Jukulele Guncang Ambon, Ely Toisutta: Warisan Budaya Ini Harus Mendunia

Wednesday, 13 May 2026 - 08:47 WIT

Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni

Wednesday, 13 May 2026 - 07:30 WIT

Gawat! Skandal Korupsi DPRD SBB, Mantan Bendahara Akui Di Hadapan Penyidik Ada SPPD Fiktif

Tuesday, 12 May 2026 - 22:35 WIT

Direktur LKBH DPN PERMAHI Dukung Wahab Sangadji, Desak KPK Bongkar Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar Kasus DJKA Medan

Tuesday, 12 May 2026 - 08:37 WIT

Sidang Perdana Praperadilan Dugaan Penyitaan Tidak Sah Kapal INAMARINA 153 Resmi Digelar di Pengadilan Negeri Dobo

Berita Terbaru

Promosi

Pemkot Laksanakan Pelatihan Digitalisasi Bansos ke 650 Agen

Wednesday, 13 May 2026 - 14:11 WIT

Daerah

Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni

Wednesday, 13 May 2026 - 08:47 WIT