Lima Nelayan Maluku Tenggara Dievakuasi Setelah Longboat Mati Mesin

- Publisher

Monday, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com,Ambon — Lima nelayan asal Desa Fiditan, Kota Tual, berhasil dievakuasi dengan selamat setelah longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan antara Pulau Ler dan Pulau Ngodan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (6/9/2026).

Kelima nelayan tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami kondisi membahayakan jiwa manusia saat dalam perjalanan pulang setelah memancing. Laporan itu diterima Pos SAR Tual sekitar pukul 15.50 WIT dari Rahmat Saleh, yang merupakan pihak keluarga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tual langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Tim menempuh jarak sekitar 14,28 mil laut dengan arah 289 derajat atau Barat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual.

Dantim Ops SAR, Guntur Mohan Mewar, menjelaskan, kelima nelayan tersebut berangkat melaut menggunakan longboat sekitar pukul 09.00 WIT menuju spot mancing di sekitar perairan Pulau Ler dan Pulau Ngodan.

Setelah selesai memancing, mereka sebenarnya sudah dalam perjalanan pulang sekitar pukul 15.30 WIT. Namun, longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan,” ujar Guntur.

Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan operasi pencarian. Longboat tersebut akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.02 WIT, masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Alhamdulillah, setelah dilaporkan dan diteruskan ke Pos SAR Tual, seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi bersama menuju Kota Tual untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.

Adapun kelima nelayan yang dievakuasi, yakni:

Rahmat Saleh (32 tahun)

Tamiruddin (40 tahun)

Nawir (36 tahun)

Kamarudin (43 tahun)

Sahar Renuat (41 tahun)

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Tual bersama keluarga korban. Dalam operasi tersebut, tim menggunakan RIB Pos SAR Tual dan Rescue Car.

Berdasarkan laporan cuaca di lapangan, kondisi saat operasi berlangsung berawan, dengan angin Barat Laut hingga Barat berkecepatan 20 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.

Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih.(IM-03)

Berita Terkait

Festival Hadroh 2026 Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di Negeri Hitu
Ziarah TMP Kapaha, Pemkot Ambon Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan Pahlawan
Nusa Apono Road Race Championship Beta Ambon 2026 Resmi Dibuka, 126 Pembalap Adu Kecepatan di Sirkuit Transit Passo
Doa Bersama untuk Ambon, Pemkot Perkuat Persaudaraan dan Kebersamaan Sambut HUT ke-451
Bupati Bursel: Kades Harus Teladani Semangat Swadaya Roswel Nurlatu
Langkah Mandiri Warga Dusun Emori Sambut Hilirisasi Ubi Kayu
, –
Bang Dino Banta Isu Liar Yang menyebut Namanya Terkait Aktivitas Tambang ilegal Menggunakan Alat Berat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 11:34 WIT

Festival Hadroh 2026 Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di Negeri Hitu

Monday, 7 September 2026 - 11:16 WIT

Lima Nelayan Maluku Tenggara Dievakuasi Setelah Longboat Mati Mesin

Monday, 7 September 2026 - 07:49 WIT

Ziarah TMP Kapaha, Pemkot Ambon Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan Pahlawan

Monday, 7 September 2026 - 07:33 WIT

Nusa Apono Road Race Championship Beta Ambon 2026 Resmi Dibuka, 126 Pembalap Adu Kecepatan di Sirkuit Transit Passo

Sunday, 6 September 2026 - 19:21 WIT

Bupati Bursel: Kades Harus Teladani Semangat Swadaya Roswel Nurlatu

Berita Terbaru