Infomalukunews.com, Ambon — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Negeri Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, berlangsung meriah. Sekitar 2.000 warga memadati lokasi kegiatan yang digelar pada Sabtu (5/9/2026) malam.
Kemeriahan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Festival Hadroh 2026 yang dibuka langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIT itu diikuti 15 grup hadroh dari berbagai wilayah di Jazirah Leihitu dan sekitarnya, termasuk Hila, Kaitetu, Batumerah, hingga Waiheru.
Sebanyak 150 peserta tampil membawakan lantunan shalawat di atas panggung, menambah semarak peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Turut hadir mendampingi Gubernur, Ketua TP PKK Provinsi Maluku Maya Baby Rampen Lewerissa, jajaran OPD, perwakilan DPRD Maluku, serta para raja negeri adat setempat.
Dalam arahannya, Hendrik menyoroti posisi Negeri Hitu sebagai salah satu pusat sejarah syiar Islam di Bumi Raja-Raja. Ia juga mengapresiasi kolaborasi panitia dan masyarakat yang mengemas peringatan keagamaan melalui seni dan budaya.
Hadroh bukan sekadar seni musik tradisional, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan kebaikan melalui lantunan syair dan shalawat yang penuh makna,” ujar Hendrik.
Menurutnya, tradisi tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai lokal, seperti pela gandong dan budaya gotong royong, perlu terus dipupuk untuk menjaga keharmonisan masyarakat Maluku yang beragam.
Melalui festival ini, mari kita tanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kecintaan terhadap tradisi, serta kebanggaan menjadi anak Maluku yang beriman dan berbudaya,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan Raja Negeri Hitu Lama. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi Maluku dan berharap festival tersebut dapat semakin mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung kondusif di tengah antusiasme masyarakat, personel gabungan TNI-Polri dikerahkan ke lokasi.
Pengamanan dipimpin Kapolsek Leihitu IPTU Chalid Waliulu bersama jajaran Brimob Polda Maluku dan anggota TNI AD. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat hingga selesai (IM-03)







