IM-Piru;– Penunjukan Andi Candra As’Aduddin debagai Penjabat Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sudah melalu pertimbangan komfehensip , tidak perlu diperdebatkan lagi baik dari aspek regulasi maupun dari aspek social politik lainnya.
Pernyataan ini sampaikan Asril Syukur, S.Sos. M.si Ketua DPD BKPRMI SBB dalam rilisnya yang di terima media ini pada rabu 01/06/2022.
Lebih lanjut Asril menambahkan
Brigjen Chandra As’Aduddin SE.MA sudah ditetapkan sebagai penjabat bupati.
“Benar beliau memang anggota TNI tapi ditugaskan di luar instansi induknya Ia menjelaskan, penunjukan itu telah sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebut penjabat kepala daerah bisa dipilih dari anggota aktif TNI-Polri yang tidak aktif secara fungsional di institusi induknya.” Jelas Asril
Asril mencontohian mereka yang bekerja di BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), Kemenko Polhukam, Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM), BIN (Badan Intelijen Nasional), Setmil (Sekretariat Militer) putusan MK juga memperbolehkan anggota TNI-Polri yang alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau yang telah pensiun dapat ditunjuk menjadi penjabat kepala daerah.
“Contohnya Paulus Waterpauw Pati Polri bintang 3 yang sekarang jadi Penjabat Gubernur Papua Barat. Pak Waterpauw itu sekarang bekerja di Badan Nasional Pengelola Perbatasan (Lembaga Ketahanan Nasional) dan lain-lain,” paparnya. “Aturan dan putusan MK mengatur begitu.
Kemudian undang undang nomor 5 tahun 2014 juga telah mengatur tentang jabatan ini khusunya pada pasal 109 ayat 1 dan 2.
“Jadi saya kira polemik tentang jabatan penjabat bupati kabupaten seram bagian barat yang sekarang dijabat oleh pak andi Chandra As’ aduddin sudah selesai hentikan sajs segalah perdebatan dan saling perselisihan tentang maslah karateker bupati. ” ungkap Asril dalam Rilisnya.
Tugas kita sebagai generasi mudah dan masyarakat yang ada di kabupaten SBB adalah mengawal jalannya pemerintahan penjabat bupati dengan baik dari segala arah termasuk mengaktifkan fungsi chek and balance kita sebagai lokomotif perubahan.
“Sebagai agent of change di daerah yang kita cintai ini mari sama sama kita kawal beliau dengan berkontribusi secara objektif belaiu membutuhkan kita generasi muda untuk lebih aktif dalam menyuarakan kepentinagn masyarakat.” Jelas Asril
(Fadli)





