Pembunuhan Sadis di Buru Selatan, Pemuda Muhammadiyah Maluku Desak Polres Buru Bertindak Cepat 

- Publisher

Wednesday, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com, Bursel – Pemuda Muhammadiyah Maluku mendesak Kapolres Buru Selatan untuk bertindak cepat terhadap pembunuhan yang terjadi di desa Waisili, Kecamatan Waisama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku.

Desakan ini disampaikan Wakil Ketua Hukum HAM dan Advokasi Pemuda Muhammadiyah Maluku, Abas Souwakil SH, yang temui media ini, Selasa (11/11/2025).

Abas meminta kepada Kapolres Buru selatan untuk bertindak cepat terhadap pembunuhan yang terjadi di Buru Selatan Desa Waisili. Apa motif di balik kekejaman ini pelaku harus di tankap untuk mempertanggun jawabkan perbuatanya sesuai dengan hukum yang berlaku, tegas Abas.

Setelah adanya kejadian ini membuat masyarakat setempat panik dan membuat luka dalam bagi keluarga korban, maka dengan itu untuk menghindari konflik yang berkelanjutan pihak Kepolisian harus bertindak cepat dan transparansi terhadap kasus ini, kata Abas.

Abas menyampaikan sumber informasi yang di dapatkan bahwa, korban di temukan dalam posisi tengkurap mengenakan kaos loreng lengan panjang celana pendek abu-abu dan sandal hitam. korban bernama Gafar Wawangi (40) beragama islam. Korban beralamat di Desa Waisili

Kronologis kejadian pada hari Sabtu 8 November 2025, pukul 18.30 WIT, saksi La. Juni Wali bersama istrinya Marta Detek berangkat menggunakan sepeda motor menuju desa Waisili untuk menjual ikan, dalam perjalanan mereka berdua melihat sosok tubuh tergeletak di pinggir jalan saksi kemudian kembali ke desa Lena dan melaporkan temuan mayat tersebut kepada Banbinsa dan warga setempat.

Olehnya itu, Saya menaruh perhatian dan harapan kepada pemerintah daerah untuk memperketat keamanan di Buru Selatan, karena kasus pembunuhan sadis ini bukan terjadi pada hari ini tapi di tahun-tahun sebelumnya pernah terjadi, ujar Abas yang juga merupakan Advokat muda ini.

Abas mengatakan Kabupaten Buru Selatan darurat keamanan, Polres Buru Selatan juga di nilai lambat dalam penanganan kasus ini faktanya sampai hari ini pelaku belum di ketahui, tegasnya.

“Oleh karena itu, Abas berharap Polres Buru Selatan agar secepatnya kasus ini segera di ungkapkan”, pungkasnya.(IM-03)

Berita Terkait

Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali
Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat
Kapolda Maluku pimpin Rakor pengamanan ketersediaan BBM dan pengelolaan antrian di SPBU
Pascainsiden, TNI-Polri dan Warga Patahuwe Gotong Royong Bersihkan Lahan Pastori
Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV
Aksi Cepat Sang Jenderal Petarung, Redam Bentrokan Lisabata–Patahuwe di SBB
BNI Ambon Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan, Fokus Tingkatkan Kapasitas UMKM
Polda Maluku Perkuat Sispam Kota, Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kontinjensi
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 19:36 WIT

Gubernur Maluku Minta Batas Taman Nasional Manusela Ditinjau Kembali

Tuesday, 15 September 2026 - 13:00 WIT

Lima Jabatan Strategis Polres Kepulauan Aru Berganti, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Masyarakat

Tuesday, 15 September 2026 - 08:40 WIT

Kapolda Maluku pimpin Rakor pengamanan ketersediaan BBM dan pengelolaan antrian di SPBU

Tuesday, 15 September 2026 - 08:25 WIT

Pascainsiden, TNI-Polri dan Warga Patahuwe Gotong Royong Bersihkan Lahan Pastori

Monday, 14 September 2026 - 20:28 WIT

Wali Kota Ambon Akan Terima Penghargaan di HUT ke-15 KompasTV

Berita Terbaru