INFOMALUKUNEWS.COM,– AMBON,– Limbah PT PLN (Persero) melalui salah pembangkitnya yang terletak di Negeri Luhu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) diduga mencemari lingkungan sekitar pemukiman warga.
Pantauan media ini, melihat cairan hitam kotor itu keluar dari PT PLN Negeri Luhu mengalir ke lingkungan pemukiman hingga meresahkan warga setempat.
Cairan minyak (limbah) pun terlihat menempel di sejumlah badan jalan setapak yang di lalui oleh warga. Akibatnya sejumlah tanaman di sekitar lingkungan mati dan aktivitas warga terhambat dengan pencemaran limbah.
Menurut Juhari salah satu warga Negeri Luhu, Pencemaran limbah itu sangat berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan. Sebenarnya, kata Juhari, kami sudah memgadukan persoalan ini kepada salah satu petugas PLN Luhu. Namun keluhan kami tidak diindahkan sehingga cairan limbah terus mengalir kian menumpuk.
“Beta sering mengadu ke Petugas PLN Luhu untuk perhatikan cairan limbah di lingkungan kami, agar limbah itu segera di tangani. Tapi pihak petugas PLN tidak memgubris keluhan kami, “Ungkap Juhari penuh dengan kesal” Jumat, 13/9/24
Juhari pun menambahkan, Berulang-ulang kami sampaikan keluhan, tetapi petugas PLN cuek dan seakan-akan persoalan ini biasa-biaaa saja. Cairan limbah kotor mengalir di lingkungan warga ini sudah beberapa bulan lalu, “tuturnya.
Kepala Ranting PLN Cabang Luhu yang di konfirmasi, yang dikutip dari media “Bacaritamaluku” di ruanganya beliau menyatakan terkait pembuangan limbah, beliau menyampaikan keluhan warga ini nanti di laporkan ke Kabupaten. Akan tetapi satu bulan lalu sampai hari ini tidak realisasikan oleh pihak PLN Luhu. (IM-GB)






