Pelantikan 2 Raja Pulau Buru Oleh Latupati Maluku DI Protes Anak Adat Pulau Buru

- Publisher

Monday, 30 January 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


IM-Namlea;— Mantan anggota DPRD Kabupaten Buru yang juga salah satu anak adat Pulau Buru, Jafar Nurlatu, MA mengatakan, pelantik raja petuanan Tagalisa dan raja petuanan Misrete, saudara Achmad Tasalisa dan Novel Lesnussa di protes dan tidak syah oleh anak adat Pulau Buru.Minggu 29/1 2022.
Dikatakannya, prosesi pelantikan saudara Achmad Tasalisa yang dilakukan Latupati Maluku berlangsung di Ambon dinyatakan tidak syah, sementara proses pelantikan raja Tagalisa atas nama, Hekmat Warhangan itu dilakukan melalui proses adat orang Buru, sehingga masyarakat adat petuanan Tagalisa mengakui dan mensyahkan, saudara Hekmat Warhangn sebagai raja petuanan Tagalisa.


Kata Jafar Nurlatu, saudara Achamad Tasalisa dilantik oleh Latupati Maluku tidak di akui masyarakat adat Pulau Buru karena, prosesi yang dilakukan oleh Latupati Maluku diluar dari kebiasaan orang Buru dan apa yang dilakukan oleh Latupati Maluku sama sekali tidak diakui dan sangat bertentangan dengan adat istiada masyarakat kabupaten Buru, Demikian dikatakan anak adat Pulau Buru, Jafar Nurlatu.


Nurlatu juga kembali kepada saudara Novel Lesnussa yang di kukuhkan sebagai raja Misrete oleh Latupati Maluku, dimana marga dari Lesnussa telah mengusulkan saudara Novel Lesnussa dan juga di akui sebagai raja petuanan Misrete, namun Kata Nurlatu tidak boleh Latupati Maluku mengambil langkah untuk melantik saudara Novel di Ambon, karena pelantikan dan pengukuhan raja itu adalah tugas dan tanggung jawab dari seluruh tokoh adat pada setiap petuanan di wilayah Misrete.
Nurlatu juga menambahakan, Kami mengingatkan kepada Latupati Maluku untuk tidak serta merta melantik setiap raja dari Pulau Buru, karena apa yang dilakukan Latupati Maluku itu, Kami anggap tidak syah atas pengukuhan yang dilakukan Latupati Maluku, hal ini sangat menyinggung Kami masyarakat adat yang menghuni Pulau Buru.
Saya juga mau ingatkan kembali kepada Latupati Maluku bahwa, Kami orang Buru memiliki cara atau kebiasaan dalam setiap proses pengukuhan raja di setiap petunan di Pulau Buru” Tegas Mantan DPRD Buru.(AK)

Berita Terkait

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
OJK Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Keuangan
Berita ini 751 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Friday, 17 April 2026 - 00:12 WIT

Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi

Berita Terbaru