Infomalukunews.com, Ambon,– Pedagang Asongan menemui Gubernur di kantor Gubernur Maluku, meminta kepada Hendrik Lewerissa untuk mengizinkan kami agar bisa berjualan di atas kapal Pelni.
Pedagang Asongan menemui Gubernur Maluku di ruangan kerja di lantai II kantor Gubernur Maluku, pada Rabu, (29/10/25)
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa menyatakan dihadapan para pedagang asongan, dirinya akan tetap berkoordinasi dengan pihak PT Pelni Ambon untuk bisa mengizinkan berjualan di atas kapal Pelni. “Ungkap salah satu pedagang asongan.
Pertemuan itu, Gubernur langsung menelpon kepala Cabang PT Pelni Ambon untuk menghadap langsung, namun sementara Marthin Heryanto masih cuti kerja sehingga belum bisa hadir dalam pertemuan tersebut.
Lebih lanjut, dalam rapat tersebut ketua pedagang asongan menyampaikan keluh-kesah dihadapkan Gubernur secara langsung, kita pedagang asongan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sudah berjuang bersama LSM Pemuda LIRA Maluku ini sudah tiga bulan, namun hingga saat ini belum ada hasil yang baik.
“Keinginan kami sebagai pedagang asongan hanya satu kita diberi akses untuk berjualan diatas kapal,” Ujar pedagang asongan melalui rilis yang diterima wartawan media ini di Ambon.
Kami sangat berterima kasih, karena pada hari ini, Kamis, (29/10) bisa bertatap muka langsung dengan pak Gubernur Maluku.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa akan membantu pedagang asongan untuk bisa berjualan di atas kapal Pelni. “Kata salah satu pedagang asongan tersebut.
Pedagang asongan pelabuhan Yos Sudarso Ambon sangat berterima kasih, karena Gubernur telah menerima kami dan mendengarkan keluh-kesah kami. (IM-07)






