Infomalukunews.com,Bula– Prestasi olahraga bulu tangkis Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) kembali mendapat perhatian setelah para atlet dan pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) SBT berhasil membawa nama daerah dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Maluku.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa Kabupaten SBT memiliki potensi atlet bulu tangkis yang mampu bersaing di tingkat provinsi. Namun, di balik prestasi tersebut, terselip persoalan terkait minimnya dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT terhadap pembinaan dan kegiatan olahraga bulu tangkis di daerah.
Ketua Komando HAM Maluku, Gani Kelian Alkatiri, meminta Pemkab SBT memberikan perhatian lebih serius terhadap perkembangan atlet bulu tangkis dan cabang olahraga lainnya di daerah.
Menurut Gani, keberhasilan PBSI SBT tidak terlepas dari kerja keras para atlet, pengurus, panitia, masyarakat, serta dukungan para donatur yang secara sukarela membantu pelaksanaan kegiatan.
Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Bula Badminton Turnamen (BBT) yang berlangsung di Bula. Kegiatan tersebut disebut terlaksana melalui swadaya panitia dan dukungan masyarakat, tanpa dukungan anggaran maupun fasilitas dari pemerintah daerah.
“Kami bangga bisa membawa nama daerah ke tingkat provinsi. Kami berhasil melaksanakan turnamen di Bula dengan lancar dan sukses tanpa sedikit pun bantuan dari Pemda,” ujar perwakilan panitia sekaligus pengurus PBSI SBT.
Ia mengatakan, pihaknya tidak mempersoalkan dukungan yang diberikan pemerintah kepada cabang olahraga lainnya. Namun, menurutnya, perhatian dan dukungan yang sama juga semestinya diberikan kepada cabang olahraga bulu tangkis.
“Kami tidak meminta perlakuan istimewa, hanya keadilan dan perhatian yang sama agar olahraga SBT dapat terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan,” katanya.
Gani menilai, pemerintah daerah perlu memastikan pembinaan olahraga dilakukan secara merata. Menurutnya, cabang olahraga seperti futsal, bola voli, tarik tambang, tenis meja maupun bulu tangkis sama-sama memiliki peran dalam mengharumkan nama Kabupaten SBT.
Ia berharap persoalan tersebut menjadi perhatian serius para pemangku kebijakan, sehingga potensi atlet di Kabupaten SBT tidak terabaikan hanya karena keterbatasan dukungan.
“Pemerintah daerah harus melihat potensi atlet-atlet kita ke depan. Mereka membutuhkan pembinaan, fasilitas dan dukungan yang berkelanjutan. Jangan sampai semangat atlet dan pengurus olahraga yang selama ini berjuang secara swadaya justru menjadi sia-sia,” tegas Gani.
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap dunia olahraga bukan hanya berkaitan dengan penyelenggaraan sebuah turnamen, tetapi juga menyangkut pembinaan jangka panjang untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama Kabupaten SBT, Maluku, bahkan Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.
Gani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pengurus PBSI SBT, panitia pelaksana, masyarakat dan para donatur yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan bulu tangkis di Bula.
“Tetap semangat untuk tim dan panitia pelaksana. Memajukan olahraga, khususnya bulu tangkis di Kabupaten yang berjuluk Ita Wotu Nusa, membutuhkan semangat, kerja keras dan dukungan bersama demi kemajuan olahraga di SBT,” pungkasnya.(IM-03)







