Menyikapi Tambang Emas Ilegal Serta Peredaran Bahan Kimia, Praktisi Hukum Minta Kapolri Evaluasi Kapolda Maluku Dan Kapolres Buru

- Publisher

Sunday, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Namlea- Personal penagakan hukum Pertambangan Emas Ilegal yang berada di kecamatan Waelata, Desa Persiapan Wamsait, seharusnya membutuhkan keseriusan.

Atas kerusakan lingkungan hidup serta Adanya Pasar transaksi Cianida dan Mercury yang terjadi saat ini di tambang Emas ilegal Gunung Botak, kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Minggu, (9/11/2025)

Praktisi Hukum. Ahmad Belasa. Kepada Media mengatakan penyalahgunaan kewenangan yang menabrak undang-undang yang terkesan di lakukan dan bahkan didukung oleh aparat penegak hukum itu sendiri.

Sehingga Kapolri diminta untuk evaluasi Kapolda Maluku dan Kapolres Buru serta Krimsus baik juga Krimum.

“Dugaan kuat Pembiaran dan keterlambatan Sehingga terjadi adanya kejahatan kerusakan lingkungan, pembunuhan, pemasokan Cianida dan Mercury serat potensi kerusakan lingkungan hidup

Sehingga berdampak jangka panjang bagi ekosistem manusia, tatanan sosial ekonomi dan kerusakan Kamtibmas hancur disana”. Ujarnya.

hal tersebut dibiarkan begitu saja oleh Polda Maluku dan Polres Buru.

“Kontribusi Polda dan polres dinilai merusak ekonomi di Kabupaten Buru, bahasa ekstrimnya alat perusak utama dalam menciptakan inflasi dan kerusakan harga ekonomi pada pasar saat ini”

Kehadiran Polda dan Polres kalo di lihat dari aspek hukum seharusnya hadir dalam rangka menstabilkan kepentingan ekonomi dan Menghentikan kerusakan lingkungan yang tercemar oleh mercury serta Cianida.

“Dapat dibayangkan situasi ekonomi di Kabupaten Buru tidak stabil kerena kontribusi besar, oleh karena itu solusi terbaiknya adalah Penertiban dulu Tambang Emas Ilegal tersebut”.Desaknya.(IM-KTP)

Berita Terkait

Wali Kota Ambon Buka Rapat Evaluasi Kinerja Dinas Sosial, Tekankan Akurasi Data Kemiskinan dan Digitalisasi Bansos
Wawali Tual: Messi Berpeluang Ulangi Bola Emas di Piala Dunia 2026
Gugur Selamatkan Pelajar Tenggelam, Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Briptu Rishyant Tutupoho
Kasus SPPD fiktif DPRD SBB,  Penyidikan Sudah Berjalan, Tersangka Tak Kunjung Muncul: LSM Minta  Kejagung Segera Copot Kejari SBB 
HUT Bhayangkara ke-80, Polda Maluku Rangkul Komunitas Gereja Perkuat Persatuan dan Kamtibmas Melalui Musik
Belanda 5-1 Swedia: Oranje Selangkah ke 32 Besar
Brazil 3-0 Haiti Vinicius Tutup Pesta Gol; Gaspol ke 16 Besar
Lanal Tual dan Fans Brasil Kei Bersatu dalam Nobar, Ditutup Kunjungan Eksklusif ke KRI Belati-622
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 23 June 2026 - 20:15 WIT

Wali Kota Ambon Buka Rapat Evaluasi Kinerja Dinas Sosial, Tekankan Akurasi Data Kemiskinan dan Digitalisasi Bansos

Tuesday, 23 June 2026 - 18:09 WIT

Wawali Tual: Messi Berpeluang Ulangi Bola Emas di Piala Dunia 2026

Tuesday, 23 June 2026 - 18:06 WIT

Gugur Selamatkan Pelajar Tenggelam, Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Briptu Rishyant Tutupoho

Tuesday, 23 June 2026 - 09:09 WIT

Kasus SPPD fiktif DPRD SBB,  Penyidikan Sudah Berjalan, Tersangka Tak Kunjung Muncul: LSM Minta  Kejagung Segera Copot Kejari SBB 

Monday, 22 June 2026 - 16:31 WIT

HUT Bhayangkara ke-80, Polda Maluku Rangkul Komunitas Gereja Perkuat Persatuan dan Kamtibmas Melalui Musik

Berita Terbaru