Infomalukunews.com, SBB,- Persoalan PT. SIM sampai saat ini masih ngambang dan kabur.(08/09/2025).
Sejak Undangan Pemerintah Provinsi Maluku dalam hal ini Gubernur Maluku, Hendrik Lewerisa atau yang akrab disapa HL mengundang Bupati SBB terkait Surat Penangguhan sementara Pekerjaan Pembongkaran area perkebunan PT.SIM yang dianggapnya sedang bersengketa.
Akibat dari Surat Bupati tersebut berdampak pada Karyawan yang dirumahkan oleh Pihak management PT. SIM karena terjadi penumpukan karyawan yang kebanyakan menganggur pada saat jam kerja.
Akibat dari banyaknya karyawan yang di rumahkan yang nota bene masyarakat yang berasal dari Desa dimana PT. SIM berinvestasi maka timbullah kemarahan masyarakat yang dilampiaskan pada Pemalangan jalan raya trans seram di beberapa titik yang sangat mengganggu aktivitas masyarakat sebagai pengguna jalan, yang mana jalan tersebut adalah jalan satu – satunya jalan penghubung antar kabupaten yang juga akses menuju ke kota Ambon via perjalan laut melalui pelabuhan penyeberangan Waipirit Kab. SBB, begitu pula sebaliknya.
Akibat persoalan PT. SIM inilah masyarakat yang terdampak serta telah di rumahkan kembali menuntut agar surat bopati Kab. SBB tersebut segera di cabut sertawngijinkan PT. SIM kembali beraktifitas seperti biasa.
Dalam surat edaran yang di sebarkan kepada seluruh karyawan PT. SIM untuk tetap bekerja seperti biasa sambil menunggu arahan dari koordinator serta mandor terkait persoalan ini.
Dalam surat edaran tersebut juga termuat informasi ancaman Penutupan atau Pemalangan jalan trans seram jika dalam pertemuan perwakilan karyawan dengan Bupati tidak menemukan solusi bagi karyawan PT. SIM. Yang juga masyarakat Desa Yang terdampak sengketa agraria di wilayah perijinan Perkebunan Pisang abaka milik PT. SIM.
Dalam isi surat tersebut di sampaikan jika bupati SBB tidak segera mencabut surat penanggulan tersebut maka Jalan Trans Seram akan kembali dipalangapapun dampaknya mereka siap bertanggung jawab.
Perihal: Pemberitahuan
Sifat : penting
Assalamualaikum warahmatullahi.
Di Informasikan kepada seluruh Karyawan perusahaan pisang Abaca kawa besok aktivitas kerja seperti biasa, dan informasi ini perlu keseriusan semua karyawan bahwa info malam ini telah diadakan rapat khusus lintas negeri ,negeri Hatusua, lohiatala ,dan Nurue yaitu rapat koordinasi Ketua Humas dan anggota untk besok Utusan 4 org dari Kawa dan ketemu dgn beberapa negeri tersebut utk kemudian ketemu dgn bapak Bupati Asri Arman guna membicarakan terkait dgn pencabut Surat pemberhentian Aktivitas pekerjaan PT SIM,maka dari itu di harapkan kepada semua karyawan ketua Humas menyampaikan bahwa besok dgn jalannya rapat pertemuan dikantor bupati utusan dari Kawa tersebut maka ditegaskan utk karyawan yg bekerja besok tidak ada yg pulang kalo suda selesai kerja, tunggu informasi terkahir rapat dgn Bupati krna rapat tersebut satu poin yg dimintakan kepada bupati untuk segera CABUT SURAT PEMBERHENTIAN AKTIVITAS KERJA PT.SIM di seram bagian Barat.
Informasi besok ketika di ruang rapat bupati tidak respon dgn permintaan kami nanti maka Arahan selanjutnya kepada karyawan Kawa, Hatusua, lohiatala dan Nurue maka secara serentak gerakan aksi palang jalan dilaksanakan.
Mese eee.
Catatan:
1. Jangan berfikir tentang kita ,Tapi berfikir supaya perusahaan bisa jalan normal dan merekrut tenaga kerja lebih banyak dan mengembalikan karyawan yg telah di rumahkan dan suda di berhentikan dikembalikan kerja di PT SIM seperti biasa.
2. Catatan ke dua ,besok selesai kerja tidak ada yg pulang tunggu di nursery sebelum ada informasi atau hasil dri rapat dikantor bupati jam 11 siang.
3.Pertegas untuk semua dan ini sangat serius butuh dukungan dan kerjasama yg baik bagi semua anggota/karyawan.
Demikian informasi ini disampaikan utk kita semua dijalankan sebagai mana mestinya.
Kawa, 7 September 2025
*PENANGGUNG JAWAB*
1. Anwar Latumakulita
2. Najib ely
3. Nawawi ely
4. Asmin Ely
5. Lambailo
*Hormat kami mandor*
1. Tion
2. Rijal
3. Buang
4. Umang (Red).






