Masyarakat Sukarela Serahkan Munisi Kepada Satgas Kodim Malut Yonif RK 732/ Banau

- Publisher

Wednesday, 9 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IM-Ambon;- Pembinaan teritorial dan pendekatan kepada masyarakat secara humanis yang terus dilakukan oleh personel Satgas Kodim Maluku Utara Yonif Raider Khusus 732/ Banau membuahkan hasil. Salah satu anggota satgas, Praka Muhammad Ali telah menerima penyerahan munisi dari masyarakat di desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Minggu (6/03/2022), di Pos Ramil Daruba.

Adapun penyerahan munisi tersebut, berupa 5 butir munisi (4 butir munisi kaliber 7,62 mm, dan 1 butir munisi kaliber 12,7 mm), granat cincin sebanyak 7 buah dan granat tangan tipe 97 sebanyak 15 buah.

Jadi selama 5 bulan melaksanakan tugas, Satgas Kodim Malut Yonif RK 732/Banau telah menerima senjata rakitan laras panjang sebanyak 5 pucuk. Tak hanya senjata rakitan, masyarakat juga menyerahkan munisi campuran sebanyak 284 butir dengan berbagai macam kaliber, bahan peledak berupa granat sebanyak 22 buah (granat cincin sebanyak 7 buah dan granat tangan tipe 97 sebanyak 15 buah) serta magazen sebanyak 46 buah.

Pangdam XVI/ Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon mengapresiasi masyarakat yang dengan sukarela dan kesadaran menyerahkan senjata, munisi maupun bahan peledak yang selama ini mereka simpan. “Kami berterima kasih dan mengapresiasi kepada masyarakat telah mau menyerahkan senjata dan munisi kepada kami. Hal ini tentunya tidak terlepas karena adanya kedekatan dan kepercayaan masyarakat kepada aparat kewilayahan”. kata Pangdam.

Pangdam juga mengajak kepada aparat kewilayahan untuk selalu dekat dengan masyarakat dimana mereka bertugas. ” Pelihara dan jaga kedekatan dengan masyarakat, bantu bila masyarakat mendapat kesulitan.” tambah Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut dan ragu- ragu untuk menyerahkan senjata atau munisi yang masih mereka miliki. “Kami berharap dan menghimbau kepada masyarakat yang saat ini, mungkin masih memiliki senjata api maupun munisi, agar mau menyerahkan kepada kami, kepada Babinsa, ataupun personil Satgas Koramil terdekat. Kami akan sangat berterima kasih karena bersama-sama kami telah membantu dalam menjaga keamanan dan kenyamanan serta meminimalisir hal- hal yang tidak diinginkan” tegas Pangdam.

Selanjutnya semua material ini langsung diserahkan dan di tangani oleh Satuan yg berkompeten dengan menerapkan SOP perlakuan terhadap material yang sensitive tersebut guna proses lebih lanjut. (Pendam16)

Berita Terkait

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎
DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ
Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan
Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah
Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat
Fatlolon Dituntut 8 Tahun, Isu Diskriminasi Bayangi Kasus PT Tanimbar Energi
Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4  
Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis
Berita ini 284 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 7 May 2026 - 22:49 WIT

“Sinergitas TNI dan Para Dai” Danrindam Tekankan Komitmen Kebangsaan Demi Keutuhan NKRII ‎

Saturday, 25 April 2026 - 16:55 WIT

DPRD Maluku Ingatkan Pentingnya Realisasi Rekomendasi LKPJ

Wednesday, 22 April 2026 - 19:39 WIT

Polisi Kirim SPDP Kasus Pembunuhan Nus Kei ke Kejaksaan, Penanganan Masuk Tahap Lanjutan

Friday, 17 April 2026 - 23:12 WIT

Pemkot Ambon Perkuat Fasilitasi Haji 2026, Manasik Jadi Bekal Kemandirian Jamaah

Friday, 17 April 2026 - 08:12 WIT

Bupati SBB Ir. Asri Arman Diduga ‘Tipu Negara’, Lantik Pejabat yang Belum Penuhi Syarat

Berita Terbaru

Daerah

Pemkot Ambon Ikuti Penilaian HAM Nasional oleh Komnas HAM RI

Tuesday, 19 May 2026 - 19:20 WIT

Daerah

Ketika Negara Menafsirkan Darurat Tanpa Batas

Monday, 18 May 2026 - 21:44 WIT