IM- Ambon, — Sebuah kios diduga tempat penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang berada di tengah permukiman padat penduduk terbakar, Minggu (29/10) malam.
Lokasi kebakaran berada di RT 03 RW 05, Gudang Arang, Keluruhan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Maluku sekitar pukul 04:57 WIT.
Berdasarkan sebuah video semburan api dari bangunan kios terbakar cukup besar dan disertai dengan kepulan asap tebal membumbung tinggi.
Kobaran api melahap seluruh isi bangunan kios yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar milik warga bernama Rawangan Kailola (42). Kemudian kobaran api membakar sembilan rumah yang berada tidak jauh dari kios BBM.
Kasi Humas Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease Ipda Janete Luhukay mengatakan untuk memadamkan si jago merah, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon menerjunkan sekitar tiga mobil pemadam kebakaran (Damkar). Petugas Damkar dibantu warga setempat yang dikerahkan sempat berjibaku dengan api selama tiga jam. Api lantas dijinakan sekitar pukul 07:00 WIT.
Ia bilang pihaknya sempat mengarahkan kekuatan yang dipimpin langsung Kepala Polsek Nusaniwe Iptu Johan Anakotta untuk membantu petugas pemadam kebakaran dibantu warga memadamkan kobaran api.
“Titik api berhasil dikuasai setelah petugas dikerahkan pukul 05:15 WIT, petugas langsung memasang garis polisi. Untuk korban jiwa tidak ada, namun kerugian tercatat mencapai Rp350 juta,”pungkasnya.
Aroma Asap Hitam:
Rawangan Kailola (42) pemilik kios BBM, mengaku ia dan sang istri sempat tertidur lelap. Mereka pun terkaget bangun setelah mencium bau hangus.
Ia lantas menuju kios dan melihat kobaran api dari dalam bangunan kios BBM. Istri dan anak lantas meminta pertolongan warga. Warga yang datang sempat memadamkan si jago merah dengan peralatan seadanya.
Naldo Timisela, (39) warga setempat mengatakan sempat mendengar suara minta tolong dari sebuah lorong. Ia pun terbangun dan lantas membuntuti suara minta pertolongan kebakaran namun setiba di lokasi kobaran api membakar seluruh bangunan kios BBM dan meluas ke rumah-rumah penduduk.
Berikut data penduduk yang menjadi korban kebakaran kios BBM:
Rawangan Kailola, Alan patiasina, Roby Soplanit, Dema Latuperissa, Semy Solisa Waeny, Netty Manuputty, Ongen Latuperissa, dan Leon souhoka.(IM-03)







