Ketua DPRD Ambon Dinilai Provokatif, AP2RM: Jangan Sok Kritisi Pemkab Malteng

- Publisher

Thursday, 21 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com, Ambon,– Aliansi Pemuda Pemerhati Rakyat Maluku (AP2RM) mengecam pernyataan Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, yang menuding Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah lalai dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Pernyataan itu dilontarkan Tamaela pasca bentrokan antara warga Desa Hunuth, Kota Ambon, dan Negeri Hitu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Selasa (19/8/2025). Dalam konferensi pers di Kantor DPRD Ambon, ia menyebut Pemkab Malteng harus bertanggung jawab karena dinilai gagal menjaga rakyatnya.

Fungsionaris AP2RM, Ali Usemuhu, menilai pernyataan Ketua DPRD Ambon tersebut provokatif, tidak etis, dan berpotensi memperkeruh suasana.

“Ketua DPRD Ambon belum selesai dengan persoalan moral akibat kasus pesta miras di kediamannya. Mestinya beliau introspeksi diri, bukan malah sok-sokan mengkritisi Pemkab Malteng dengan statement provokatif yang bisa menambah kegaduhan,” tegas Ali Usemuhu, Rabu (20/8/2025).

Menurutnya, sebagai pimpinan lembaga legislatif, Tamaela seharusnya memberi teladan dan menahan diri dari komentar emosional, apalagi terkait isu konflik antarwarga yang rawan memanas.

“Alih-alih menjadi penengah dan menyejukkan suasana, Ketua DPRD justru mengeluarkan pernyataan yang bisa memperburuk hubungan antarwilayah. Ini jelas tidak bijak,” tambahnya.

AP2RM menekankan bahwa setiap pejabat publik harus menjaga marwah jabatannya, bukan memprovokasi dengan komentar yang berpotensi memperuncing ketegangan sosial.

Ali Usemuhu juga mengingatkan, bila di kemudian hari konflik antarwilayah kembali muncul akibat pernyataan-pernyataan yang tidak bertanggung jawab, maka Ketua DPRD Kota Ambon tidak bisa lepas tangan. “Statement pejabat publik bukan sekadar kata-kata biasa, melainkan bisa berdampak langsung terhadap stabilitas sosial di masyarakat,” tutupnya.(reed)

Berita Terkait

Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab
Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan
Peduli Korban Kebakaran, Baznas Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako di Batu Merah
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Maluku Dorong Polwan Perkuat Profesionalisme dan Beri Dampak signifikan bagi Masyarakat
Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?
Kejati Maluku Tahan Mantan Kadis PUPR Maluku “MM”, Dugaan Korupsi Air Bersih Pulau Haruku Rugikan Negara Rp3,83 Miliar
Kadis Dikbud Aru: Kompetensi Guru Jadi Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan
LSM GERINDO MALUKU DESAK APH USUT DUGAAN USAHA TANPA IZIN DI TELAGA NIPA, OMZET DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 2 September 2026 - 20:48 WIT

Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab

Wednesday, 2 September 2026 - 14:25 WIT

Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan

Wednesday, 2 September 2026 - 13:31 WIT

Peduli Korban Kebakaran, Baznas Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako di Batu Merah

Wednesday, 2 September 2026 - 10:24 WIT

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Maluku Dorong Polwan Perkuat Profesionalisme dan Beri Dampak signifikan bagi Masyarakat

Tuesday, 1 September 2026 - 06:55 WIT

Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?

Berita Terbaru