Kasus Dugaan Korupsi Air Bersih di Pulau Haruku Hilang Dilingkup Kejati, Praktisi Hukum : Patuh Diduga.

- Publisher

Thursday, 28 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Infomalukunews.com, Ambon,–Kasus dugaan korupsi proyek air bersih di Desa Pelauw, dan Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), diduga hilang ditangan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

Bagaimana tidak, kasus yang menelan anggaran miliaran rupiah itu, hingga kini belum ada titik terang, padahal kasus tersebut sudah bergulir lama dimeja tim penyidik Kejati Maluku.

Mirisnya, tim penyidik Kejati Maluku, melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku saat dikonfirmas mengatakan, kendala pada kasus dugaan korupsi proyek air bersih di Pulau Haruku, hingga tim bersama BPKP belum turun langsung kelokasi adalah cuaca.

“Cuaca masih belum mendukung, untuk tim bersama-sama dengan pihak BPKP untuk turun ke lokasi,” kata Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Ardi, dalam pesan WhatsAppnya, saat di konfirmasi media ini, Senin (25/08/2025) lalu.

Hal itu mendapat sorot dari, praktisi hukum Muhammad Gurium, menurutnya lambannya penanganan kasus-kasus korupsi di Kejati Maluku, selalu beralasan yang tidak subtansi termasuk kasus air bersih di pulau Haruku.

“Mestinya harus dipercepat, apalagi sudah ada indikasi kerugian negara, kalau ini diperlambat maka, akan ada kecurigaan terhadap nama lembaga tersebut,” ucapnya, Senin (28/08/2025).

Kata dia, kalau sampai kasus ini tidak jalan atau jalannya lambat, itu tentunya patut diduga adanya ruang-ruang lobi yang sengaja dimainkan oleh oknum-oknum di Kejati itu sendiri.

Untuk menghindari dugaan-dugaan ini, lanjutnya, Kejati sudah harus mengekspos kasus untuk penetapan tersangka, Sampai dengan saat ini, banyak kasus yang ditangani Kejati Maluku selalu lamban, olehnya itu harus menjadi perhatian bersama untuk dikawal, termasuk komisi pengawas jaksa harus proaktif.

“Harapan kita semoga pekan ini sudah ada peningkatan penanganan kasus air bersih di pulau Haruku, itu ada titik terang,” pungkas Gurium

Sebelumnya, pihak Kejati Maluku menyebut ada indikasi korupsi, selama pemeriksaan saksi-saksi di proyek air bersih pulau haruku oleh tim penyidik.

“Ya selama pemeriksaan, ada terdapat indikasi korupsi di proyek air bersih pulau haruku,” pungkasnya.

Diketahui, proyek yang mengunakan anggaran sebesar Rp.13 miliar itu, dananya sudah 100 persen cair, namun pekerjaan gagal total.

Proyek tersebut bersumber dari anggaran PEN, pinjaman pemerintah Provinsi Maluku senilai Rp.700 miliar dari PT SMI untuk pemumlihan ekonomis pasca covid-19. Peruntukan dana pinjaman ini bisa dikatakan salah sasaran.

Anggaran ratusan miliar itu lebih banyak dihabiskan untuk pembangunan infrastruktur yang tidak ada hubungan dengan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak Covid-19 saat itu. (IM-06)

Berita Terkait

Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab
Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan
Peduli Korban Kebakaran, Baznas Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako di Batu Merah
HUT ke-78 Polwan, Kapolda Maluku Dorong Polwan Perkuat Profesionalisme dan Beri Dampak signifikan bagi Masyarakat
Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?
Kejati Maluku Tahan Mantan Kadis PUPR Maluku “MM”, Dugaan Korupsi Air Bersih Pulau Haruku Rugikan Negara Rp3,83 Miliar
Kadis Dikbud Aru: Kompetensi Guru Jadi Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan
LSM GERINDO MALUKU DESAK APH USUT DUGAAN USAHA TANPA IZIN DI TELAGA NIPA, OMZET DIDUGA CAPAI PULUHAN MILIAR
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 2 September 2026 - 20:48 WIT

Sidang Klinik eReL Kembali Digelar, Kuasa Hukum Soroti Klausul Pembebasan Tanggung Jawab

Wednesday, 2 September 2026 - 14:25 WIT

Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Dorong ASN Aktif Semarakkan Perayaan

Wednesday, 2 September 2026 - 13:31 WIT

Peduli Korban Kebakaran, Baznas Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako di Batu Merah

Wednesday, 2 September 2026 - 10:24 WIT

HUT ke-78 Polwan, Kapolda Maluku Dorong Polwan Perkuat Profesionalisme dan Beri Dampak signifikan bagi Masyarakat

Tuesday, 1 September 2026 - 06:55 WIT

Satu Persatu Pejabat PUPR Provinsi Maluku Dan Mantan Kadis Ditahan, Imbas Dari Dana SMI Rp700 Miliar: Beranikah Kejati Periksa Murad Ismail Dan Sadli le?

Berita Terbaru