KAMMI Kota Ambon Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Maluku

- Publisher

Friday, 4 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Infomalukunews.com, Ambon-Konflik yang terjadi di beberapa tempat di Maluku belakangan ini telah menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat. Seperti konflik Tial-Tulehu dan Sawai-Rumaholat.

Peristiwa tersebut di tanggapi oleh Isrun Fatsey, Ketua Umum Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Ambon, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan di Maluku.

“Kita orang Maluku ini dari dulu hidup dalam nilai pela gandong, saling menopang satu sama lain. Seperti kata orang tua-tua, sagu salempeng dipatah dua, kalau satu makan, semua harus bisa makan. Kalau satu susah, semua harus ikut rasa. Kenapa sekarang kita harus saling curiga dan baku pukul” ungkap Isrun, dalam rilisnya yang diterima media ini di Ambon. Kamis, (3/4/25)

Isrun menegaskan bahwa dalam budaya Maluku, nilai kebersamaan sangat dijunjung tinggi. Konflik yang terjadi hanya akan melahirkan penderitaan bagi semua pihak.

“Kita harus ingat slogan orang Maluku yang sampai sejauh ini masih diamalkan yakni potong di kuku, rasa di daging yang bermakna luas yang terjadi bukan hanya menyakiti satu kelompok, tapi seluruh masyarakat Maluku,” ujarnya.

Mewakili KAMMI Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat, baik tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh masyarakat Maluku untuk bersama-sama menahan diri dan mengutamakan dialog dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

Isrun juga mengutuk tindakan provokatif yang diduga semakin memperkeruh suasana dan memperlebar jurang perpecahan di tengah masyarakat. “Tegasnya.

Kekayaan terbesar di Maluku bukan hanya laut dan rempah-rempahnya, tetapi juga persatuan dan kedamaian kita. Jangan biarkan konflik merusak tatanan yang sudah dijaga leluhur kita selama ini. “Katong harus tetap satu, sebab kalau bukan katong yang jaga Maluku, siapa lagi?” terangnya.

Isrun menambahkan, bahwa KAMMI Kota Ambon siap berperan aktif dalam upaya rekonsiliasi dan perdamaian di Maluku.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk duduk bersama, mencari solusi terbaik, dan memastikan bahwa Maluku tetap menjadi tanah yang damai bagi semua golongan,” ucapnya.

Dengan adanya seruan perdamaian ini, diharapkan seluruh masyarakat Maluku dapat kembali mempererat tali persaudaraan dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi yang hanya membawa perpecahan. Karena Maluku bukan hanya tentang keberagaman, tetapi juga tentang persatuan yang harus terus dijaga. “Pungkasnya. (IM-G)

Berita Terkait

Festival Hadroh 2026 Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di Negeri Hitu
Lima Nelayan Maluku Tenggara Dievakuasi Setelah Longboat Mati Mesin
Ziarah TMP Kapaha, Pemkot Ambon Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan Pahlawan
Nusa Apono Road Race Championship Beta Ambon 2026 Resmi Dibuka, 126 Pembalap Adu Kecepatan di Sirkuit Transit Passo
Doa Bersama untuk Ambon, Pemkot Perkuat Persaudaraan dan Kebersamaan Sambut HUT ke-451
Bupati Bursel: Kades Harus Teladani Semangat Swadaya Roswel Nurlatu
Langkah Mandiri Warga Dusun Emori Sambut Hilirisasi Ubi Kayu
, –
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 11:34 WIT

Festival Hadroh 2026 Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di Negeri Hitu

Monday, 7 September 2026 - 11:16 WIT

Lima Nelayan Maluku Tenggara Dievakuasi Setelah Longboat Mati Mesin

Monday, 7 September 2026 - 07:49 WIT

Ziarah TMP Kapaha, Pemkot Ambon Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan Pahlawan

Monday, 7 September 2026 - 07:33 WIT

Nusa Apono Road Race Championship Beta Ambon 2026 Resmi Dibuka, 126 Pembalap Adu Kecepatan di Sirkuit Transit Passo

Sunday, 6 September 2026 - 19:21 WIT

Bupati Bursel: Kades Harus Teladani Semangat Swadaya Roswel Nurlatu

Berita Terbaru