Kadin Maluku Jajaki Kerja Sama Ekonomi dengan Konsulat Belanda

- Publisher

Friday, 14 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Infomalukunews.com,Ambon–Di tengah-tengah perkembangan perekonomian daerah yang masih belum bergairah, Pemerintah Daerah didorong untuk terus mengkonsolidasikan potensi perekonomian daerah dengan memaksimalkan pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Hal ini menjadi penting terutama karena persaingan antar pelaku usaha semakin terbuka dan memperlakukan secara sama semua pelaku usaha, tidak peduli latar belakang dan perbedaan sumber daya.

Selain itu, potensi ekonomi lokal yang belum sepenuhnya dimaksimalkan menjadi sumber utama untuk memaksimalkan pertumbuhan perekonomian daerah. Hal ini menjadi penting, karena selama ini perekonomian Maluku terlalu tergantung pada APBN (anggaran pendapatan dan berlanja negara).

Kondisi ini menjadikan kemajuan Maluku bergerak lambat, kemiskinan masih tinggi, demikian pula lapangan pekerjaan dan indikator makro ekonomi daerah lainnya.

Selain itu, kebijakan efisiensi anggaran yang ditempuh oleh Pemerintah pasti akan berdampak pada perlambatan ekonomi daerah. Karena itu, swasta diharapkan dapat memainkan peran aktif dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Opini ini mengemuka dalam pertemuan antara Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon, Kun Kusno, dengan Ketua Umum Kadin Maluku Sam Latuconsina di Konsulat Kerajaan Belanda Jalan Dana Kopra Nomor 16 Ambon. Kamis, (13/3/25).

Pertemuan ini sekaligus menjajaki bagaimana menghidupkan sektor unggulan di Maluku untuk menggerakkan perekonomian daerah seperti tanaman perkebunan berupa pala, cengkeh, kopra, maupun sektor perikanan tangkap dan pariwisata. “Belanda memiliki hubungan yang istimewa dengan Indonesia khususnya Ambon terutama dari aspek sejarah.

Jika dahulu produk-produk perkebunan dari Maluku pernah merajai Eropa, seperti pala dan cengkeh, maka sebenarnya hal ini masih bisa dikembalikan dengan catatan ada penanganan yang cermat terhadap produk-produk tersebut guna menjamin kualitasnya.

Demikian halnya dengan sektor pariwisata, dimana dalam beberapa aspek Maluku sebetulnya memiliki keunggulan komparatif dibandingkan dengan Bali. Tetapi karena minimnya infrastruktur pendukung serta penanganan yang belum optimal maka minat turis dari Belanda ke Ambon belum maksimal.

Padahal di Belanda ada kurang lebih 100.000 warga yang merupakan keturunan orang Maluku. Dari jumlah tersebut hanya kurang lebih 80-100 orang yang berkunjung ke Ambon dalam setahun. Tentu ini harus ditingkatkan agar dampaknya bagi perekonomian daerah bisa terlihat.” ujar Kusno.

Guna menggairahkan kembali perekonomian daerah dan mengeluarkan Maluku dari lingkaran kemiskinan akut, maka sektor swasta harus digerakan. “Kata Kusno.

Menurut Ketua Umum Kadin Maluku, Sam Latuconsina, swasta dalam hal ini adalah UMKM dan pelaku ekonomi lokal.

Lanjut dia, Pulau Seram dan Buru memiliki potensi pertanian yang menjanjikan. Begitu juga dengan Aru dan tenggara raya untuk perikanan tangkap. Jika infrastruktur dan iklim berusaha di sektor perikanan diperbaiki, maka seharusnya Maluku tidak perlu terlalu lama menyandang predikat salah satu daerah termiskin di Indonesia.

“Kita harus bergerak bersama untuk mengejar ketertinggalan Maluku. Sebagai Ketua Umum Kadin Maluku, kami sangat menyambut baik potensi kerja sama dengan Kerajaan Belanda melalui konsulatnya di Ambon ini,” ujar Sam

Kami berharap pemerintah daerah dapat melihat ini sebagai peluang dan kami dari dunia usaha pasti akan mendukung sekaligus berpartisipasi secara konstruktif untuk memajukan Maluku. tutup Latuconsia. (IM-03

Berita Terkait

Dari Pawai ke Persatuan: Pesan KNPI Tual untuk Fans Bola Jelang Piala Dunia
6 Bintang Jadi Target, Fans Brasil Kei Ajak Nobar Tertib Jelang Piala Dunia 2026
DPRD Maluku Dukung Pattimura International Big Fight 2026
Pembangunan USB SMAN 29 SBB Disorot, Penyidik Temukan Sejumlah Kejanggalan
Bodewin Wattimena: Olahraga Pelajar Bentuk Generasi Sehat dan Berprestasi
Festival Senandung Jukulele Guncang Ambon, Ely Toisutta: Warisan Budaya Ini Harus Mendunia
Kejari Malteng Telusuri Dugaan Korupsi Anggaran Desa Layeni
Gawat! Skandal Korupsi DPRD SBB, Mantan Bendahara Akui Di Hadapan Penyidik Ada SPPD Fiktif
Berita ini 209 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 22:48 WIT

Dari Pawai ke Persatuan: Pesan KNPI Tual untuk Fans Bola Jelang Piala Dunia

Wednesday, 13 May 2026 - 22:45 WIT

6 Bintang Jadi Target, Fans Brasil Kei Ajak Nobar Tertib Jelang Piala Dunia 2026

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIT

DPRD Maluku Dukung Pattimura International Big Fight 2026

Wednesday, 13 May 2026 - 20:20 WIT

Pembangunan USB SMAN 29 SBB Disorot, Penyidik Temukan Sejumlah Kejanggalan

Wednesday, 13 May 2026 - 20:16 WIT

Bodewin Wattimena: Olahraga Pelajar Bentuk Generasi Sehat dan Berprestasi

Berita Terbaru

Daerah

DPRD Maluku Dukung Pattimura International Big Fight 2026

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIT