AMBON-
Ketika banyak tokoh nasional dan elit parpol dipanggil ke Istana oleh Presiden Jokowi untuk diminta kesediaan mereka menduduki kursi menteri hingga proses pelantikan menteri kabinet Jokowi Jilid II, banyak bermunculan pro dan kontra di kalangan masyarakat Indonesia terhadap susunan kabinet tersebut.
Ada sejumlah muka baru, namun yang mengejutkan, beberapa di antara mereka ternyata bukan sosok- sosok yang sebelumnya diprediksi masyarakat bakal masuk iring-iringan para menteri Jokowi. Bagi Orang Maluku, Bahlil Ladahalia, contohnya, barangkali tak dikenal sama sekali, ketimbang Eddy Hiareij yang belakangan ternyata tak dipilih.
Terlepas dari semua alasan Jokowi memilih siapa yang layak dipilih, mungkin pendapat staf Kepresidenan yang satu ini bisa menjadi obat penawar kekecewaan. Setidaknya dapat menjadi motivasi para anak bangsa untuk terus berkarya tanpa harus ikut dalam iring-iringan para menteri Presiden Jokowi-JK.
.
Dia lah Jerry.Lumelle salah satu staf khusus Sekretariat Negara, yang menurutnya mengabdi kepada bangsa dan negara tidak harus menduduki kursi di pemerintahan pusat.
Jerry mengaku bukan tim sukses pemenangan pasangan calon Presiden-Wakil Presiden Jokowi-JK maupun Jokowi- Ma’ruf Amin tempo hari, itu sebabnya Jerry mengaku bukan siapa-siapa terkait kemenangan Presiden Jokowi di dua Pilpres itu.
“Di Pilpres saya tidak ikut tim sukses ataupun relawan-relawan yang dibentuk para pendukung Pak Jokowi. Saya ini cuma remah-remah rengginang,” katanya.
Begitu dahsyatnya masing-masing kubu capres dan cawapres menggaet dukungan sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara. Ketika Pilpres tahun 2014 Jerry Lumelle bersama tim kecil yang berjumlah 12 orang menyusun program strategis dalam rangka pemenangan Jokowi-JK.
Yakni membuat program Hari Santri untuk Jokowi-JK di Ponpes Babussalam Malang Jawa Timur. Tim lalu berkoordinasi dengan Kyai Haji Thoric. Sempat ada polemik agar diagendakan pada setiap 1 Muharram, karna pada saat perang kemerdekaan banyak santri gugur bertempur dengan Belanda. Singkat cerita program itu disetujui hari Santri dirayakan tanggal 22 Oktober 2016.
Di masa periode Jokowi-JK, dia dan tim tidak pernah berpikir minta posisi atau jabatan apapun. Sementara pasangan tersebut sepertinya lupa pada sejarah gagasan Hari Santri Nasional itu. Dia mengaku memegang data asli, foto dan video lengkap saat Jokowi berkampanye terakhir di Malang, Jatim.
“Apakah kami marah? Ngambeg? Nooo…karna kami membuat program tersebut untuk supaya menjadi pembelajaran sejarah bagi para santri penerus kita,” katanya.
Program Hari Santri Nasional tersebut ternyata mampu menaikan rating Jokowi JK pada saat itu. Ketika Pilpres 2019 Jerry juga tak masuk tim sukses atau relawan manapun untuk cari dukungan buat Jokowi-Ma’ruf.
“Saya hanya membuat program Pak Jokowi, bahwa umroh harus masuk kedalam Ka’bah,” ungkap dia.
Agar program ini sukses Jerry bekoordinasi dengan kawan di Kerajaan Saudi Arabia mulai 14 Feb 2019 hingga minggu tenang di bulan April 2019. Faktanya, Jokowi bukan saja bisa masuk kedalam Ka’bah tapi juga diterima oleh Raja Salman, padahal waktu itu Jokowi tidak dalam perjalanan bukan perjalanan dinas namun umrah biasa.
“Mungkin karena Raja Salman menghormati pal Jokowi, kira-kira seperti itu,” kata
Dan Alhamdulillah program yang mengagendakan Jokowi masuk kedalam Ka’bah ternyata mendongkrak rating Jokowi Ma’ruf. Itulah karya Jerry Lumelle untuk Jokowi Ma’ruf.
Itu berbeda jauh dengan perjalanan umrah Jokowi saat minggu tenang di Pilpres tahun 2014, murni umroh biasa. Ketika itu Jokowi tidak masuk kedalam Ka’bah dan tidak diterima Raja Salman.
“Ada yang tanya ke saya, dapet posisi apa dari Jokowi Ma’ruf?? Boro-boro dapet,” ujar Jerry
Karena sampai saat ini pun Jokowi juga belum tau who is man behind the scene, sutradara di balik layar yang bisa koordinasikan hingga Jokowi dan keluarga nya bisa masuk kedalam Ka’bah dan ziarah ke makam Rasulullah, dibukakan pintu hingga Jokowi bisa sentuh dan berdoa di sebelah makam Rasulullah..
Semua itu, kata Jerry dilakukan dengan keikhlasan karena dirinya sangat mencintai NKRI. Siapa pun jika ada yg mengklaim program hari Santri dan program Jokowi bisa masuk kedalam Ka’bah adalah karyanya, Jerry menantang mereka duduk bersama adu data dan bukti kerja.(pom)



