Selangkah Lagi Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Pakaian Seragam Bank Maluku-Malut, Akan Diseret Ke Hotel Prodeo.

- Publisher

Wednesday, 4 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com, Ambon — Akan Dipastikan tidak lama lagi, penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan pakaian seragam pada Bank Maluku dan Maluku Utara tahun anggaran 2020 dan 2021 senilai Rp18 miliar lebih,para tersangka akan diseret ke hotel prodeo.

Ini diketahui setelah tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, Melakukan Pemeriksaan terhadap 131 orang  Saksi dan  menyerahkan bukti dokumen ke auditor BPK RI guna dilakukan audit perhitungan kerugian keuangan negara atas perkara tersebut.

Kasi Pidsus Kejari Ambon Azer Jongker Orno, mengatakan, bukti dugaan korupsi pengadaan pakaian seragam di Bank Maluku-Malut sudah rampung. Tinggal saja auditor BPK melakukan audit dan menyerahkan hasilnya ke penyidik untuk ditindaklanjuti ke penetapan tersangka.

Menurut dia, proses penyidikan perkara ini berlangsung sekitar beberapa bulan saja, pasca ditingkatkan ke tahap penyidikan pada akhir tahun lalu. Dari hasil penyidikan bersama tim, ditemukan modusnya, anggaran sebesar Rp.18 miliar yang diangarkan untuk pengadaan pakaian seragam, dialihkan dari bentuk uang tunai kepada penerima sebanyak 500 orang. Penerima uang tunai tersebut menerima uang bervariasi, dari Rp.7 juta hingga ke angka Rp.50 juta.

“Itu di RKA (Rencana Kerja Anggaran) pengadaan pakaian seragam, tapi dalam pelaksanaannya mereka usulkan ke Direksi untuk bagi-bagi uang. Lalu masalahnya juga tidak ada RAB. Tidak ada lelang. Dan saat diusulkan ke pimpinan waktu itu, ya mereka juga terima akhirnya uang cairkan, padahal itu tidak boleh,” ujar Orno, kepada Infomalukunews.com, Selasa,(3/2/2026).

Kata dia, perkara ini tidak lama lagi akan tuntas, mengingat bukti yang dikantongi sudah dianggap cukup.

“Namun tetap kita menunggu kerja dari auditor BPK RI dulu, kalau hasilnya sudah ada, kita gelar ekspos,” pungkas eks Kacabjari Wahai itu.

Sementara itu, sumber media ciber ini menyebutkan, diduga bukti dugaan korupsi pengadaan pakaian seragam pegawai Bank Maluku-Malut itu akan menjerat para pengelola uang sebesar Rp.18 miliar tersebut, dan dari sejumlah nama yang muncul, ada juga mantan Direktur Utama (Dirut) Tahun 2020 inisial ABW, serta beberapa pihak lain.

Sebelumnya diberitakan, nama Bank pelat merah Kebanggaan Orang Maluku yakni PT Bank Maluku-Malut kembali tercoreng. Padahal publik Maluku masih teringat betul pernah beberapa petinggi Bank Maluku Malut dijerat atas kasus korupsi pengadaan lahan dan gedung kantor PT. Bank Maluku-Malut Cabang Surabaya senilai Rp54 miliar.

Terbaru, ada kasus dugaan pengadaan pakaian seragam pada Bank Maluku dan Maluku Utara tahun anggaran 2020 dan 2021 senilai Rp18 miliar.

Pengadaan pakaian seragam ini dianggarakan tahun 2020 sebanyak Rp.7 miliar lebih, sedangkan tahun 2021 sebanyak Rp.10 miliar lebih. Tapi diduga dimarkp up dan fiktif oleh oknum-oknum di Perusahaan Pelat merah itu.(TIM-IM)

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Kepulauan Tanimbar Meninggal Dunia
Terkait Tudingan Mark Up PLTS Pada Empat Puskesmas, Kadinkes Ambon Beri Klarifikasi.
Pemkot Ambon Siapkan Tender Pemeliharaan Jalan Bentas
Skandal Dugaan Perzinahan Guncang Bank Maluku-Malut, Gubernur Hendrik Lewerissa Didesak Copot MP Dari Komisaris
Sambut HUT ke-451 Kota Ambon, Wali Kota Pimpin Gerakan Tanam Gadihu di Tujuh Titik Strategis
Sekwan DPRD Maluku Optimistis Seluruh Ranperda Propemperda 2026 Rampung Tepat Waktu
Polda Maluku Gagalkan Dugaan Peredaran Sabu di Ambon, Dua Terduga Berinisial KB dan RAP Diamankan, Jaringan Diburu
Lakesjanaan: Kegiatan Musyawarah Masyarakat Hukum Adat Memiliki Tujuan Strategis.
Berita ini 224 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 27 July 2026 - 08:10 WIT

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Kepulauan Tanimbar Meninggal Dunia

Sunday, 26 July 2026 - 19:09 WIT

Terkait Tudingan Mark Up PLTS Pada Empat Puskesmas, Kadinkes Ambon Beri Klarifikasi.

Saturday, 25 July 2026 - 12:20 WIT

Pemkot Ambon Siapkan Tender Pemeliharaan Jalan Bentas

Saturday, 25 July 2026 - 12:10 WIT

Skandal Dugaan Perzinahan Guncang Bank Maluku-Malut, Gubernur Hendrik Lewerissa Didesak Copot MP Dari Komisaris

Saturday, 25 July 2026 - 09:32 WIT

Sambut HUT ke-451 Kota Ambon, Wali Kota Pimpin Gerakan Tanam Gadihu di Tujuh Titik Strategis

Berita Terbaru

Daerah

Pemkot Ambon Siapkan Tender Pemeliharaan Jalan Bentas

Saturday, 25 Jul 2026 - 12:20 WIT