Inspektorat Disorot, DPRD Nilai Pengawasan Kinerja OPD Lemah

- Publisher

Monday, 26 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomalukunews.com. Ambon–Gagalanya Pemerintah Provinsi Maluku mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendapat sorotan tajam dari DPRD Maluku.

Legislator menilai lemahnya kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) serta pengawasan Inspektorat menjadi penyebab utama tidak tercapainya target pendapatan daerah.

Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, menyampaikan kritik tersebut dalam rapat kerja DPRD yang membahas realisasi PAD tahun 2025.

Ia menilai Inspektorat Provinsi Maluku belum maksimal menjalankan fungsi pengawasan, khususnya audit kinerja OPD.

“Inspektorat jangan hanya fokus pada audit keuangan, tapi juga audit kinerja. Kinerja OPD sangat berpengaruh terhadap capaian PAD,” kata Alhidayat. Senin (26/01/2026)

Menurutnya, DPRD belum melihat langkah tegas Inspektorat dalam memastikan OPD bekerja sesuai target yang telah ditetapkan. Temuan DPRD di lapangan justru menunjukkan masih banyak persoalan yang belum diselesaikan.

Alhidayat juga menyoroti Pasar Mardika yang selama ini disebut sebagai salah satu penyumbang PAD terbesar, namun dinilai tidak menunjukkan perbaikan signifikan.

“Masyarakat mengaku sudah membayar retribusi, tetapi kondisi pasar tidak kunjung dibenahi. Ini menandakan ada masalah dalam pengelolaan,” ujarnya.

Ia mendesak Inspektorat untuk memberikan rekomendasi tegas kepada Gubernur, khususnya terhadap OPD yang kinerjanya dinilai tidak optimal, termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Selain itu, Alhidayat mengkritik kebijakan pemerintah daerah yang dinilai terlalu cepat mengambil langkah tegas terhadap pihak swasta, namun terkesan lunak terhadap OPD yang gagal mencapai target PAD.

“Ketegasan jangan tebang pilih. OPD yang tidak capai target juga harus diberi sanksi,” tegasnya.

Ia juga menyinggung kebiasaan menurunkan target PAD dalam APBD Perubahan, yang menurutnya mencerminkan lemahnya perencanaan dan evaluasi kinerja.

“Kalau tidak capai target, harus ditegur. Kalau tetap gagal, dievaluasi bahkan dicopot,” katanya.

Menutup pernyataannya, Alhidayat mengingatkan pemerintah daerah agar bersikap adil dalam mengambil kebijakan, demi menjaga kepercayaan publik dan iklim investasi di Maluku.

“Kalau swasta salah kita tindak, ke dalam juga harus ditindak. Jangan sampai investor takut dan merasa pemerintah semena-mena,” tandasnya. (IM-06)

Berita Terkait

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram
Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.
Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!
Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
25.383 KK di Ambon Terima Bantuan Beras, Wali Kota Bodewin: Pastikan Tepat Sasaran dan Jangan Diperjualbelikan
3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini
Sempat Hilang Kontak Saat Melaut, Warga Kairatu Ditemukan Meninggal di Kedalaman 20 Meter
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Kodam XV/Pattimura Rayakan HUT LVRI-PPAD Bersama Masyarakat
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 22:13 WIT

Warga Waipirit Tuntut Kepastian Hukum, Ancam Palang Jalan Lintas Seram

Thursday, 13 August 2026 - 22:08 WIT

Kapolda Maluku tunjuk Iptu Chalid Waliulu sebagai Kapolsek Leihitu Ganti Iptu La Ode Muhammad Yusdiman yang Terlibat Narkotika.

Thursday, 13 August 2026 - 18:25 WIT

Pemerintah Dusun Pasir Panjang Kecam Aksi Demonstrasi di Polres SBB: Kami Tidak Pernah Diwakili!

Thursday, 13 August 2026 - 14:56 WIT

Teach4Hope Hadir di Pulau Boleng, NTT, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru

Thursday, 13 August 2026 - 04:56 WIT

3.000 Anak PAUD Kibarkan Semangat Merah Putih, Bodewin: Cinta Indonesia Harus Ditanamkan Sejak Dini

Berita Terbaru