Infomalukunews.com, Ambon,– Sebanyak 44 orang mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) AM Sangadji Ambon melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi mata kuliah praktik Bimbingan dan Konseling Islam.
Proses praktik ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dan langsung diterapkan di tengah-tengah masyarakat.
Kegiatan pengabdian ini yang akan berlangsung di Desa Lumoy, Kecamatan Ambalau, Kabupaten Buru Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 44 orang mahasiswa BKI dengan bimbingan langsung dari dosen pengampu mata kuliah.
Adapun kegiatan yang nanti di praktekkan meliputi mata kuliah Fisiologi sosial, Media Bimbingan Konseling, Fisiologi Konseling, Fisiologi Kepribadian, Komunikasi Bimbingan Konseling. Kegiatan akan di fokuskan di sekolah-sekolah dan juga di masyarakat.
Dr. Ainun Diana Latif M.Si, ketua program studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN AM. Sangadji Ambon, mengatakan kepada wartawan media ini bahwa mahasiswa yang diterjunkan di Desa Lumoy ini guna melakukan praktek dari beberapa mata kuliah, praktek mata kuliah ini di kemas dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan praktek ini bergandeng tangan dengan beberapa dosen dan mahasiswa dan akan mengajak masyarakat di Desa Lumoy agar sama-sama menggapai harapan dan menciptakan harmoni di tengah-tengah masyarakat.
“Praktek keilmuan ini yang nanti di terapkan di masyarakat akan dimulai pada 23 hingga 30 Oktober 2025,” Ujar Ainun. Pada Kamis, (23/10/25) malam.
Lebih lanjut, koordinator kegiatan Dr. Ainun Latif, M.Si, Koordinator atau dosen pembimbing itu, menjelaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling Islami di lapangan.
“Mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan nilai-nilai Islam dalam memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan sosial dan keagamaan di masyarakat,” Ujarnya.
Sementara itu, Abdul Latuconsina salah satu mahasiswa yang turut mengikuti kegiatan tersebut mengatakan lewat dari kegiatan ini akan kami mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang selama ini di dapatkan di bangku kuliah. Inilah kesempatan terbaik untuk kami mengabdi dan berbagi ilmu pengetahuan di sekolah dan masyarakat pada umumnya.
“Kami belajar bagaimana berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami kebutuhan mereka, serta menerapkan pendekatan konseling Islami dengan empati dan kesabaran,” Ujarnya.
Melalui kegiatan ini, UIN Ambon berharap agar mahasiswa BKI dapat menjadi calon konselor Islam yang profesional, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi dalam pembinaan umat di berbagai lini kehidupan. (IM-07)






