Infomalukunews.com, Ambon ,– Universitas Muhammadiyah Maluku terus melakukan upaya sistematis dan terencana demi mempercepat kemajuan karir dosen melalui berbagai dukungan dan program.
Hal ini sampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) Prof. Faris Al-Fadhat, M.A.,Ph.D, dalam kegiatan workshop yang berlangsung di Rektorat UM Maluku, Senin (30/6/2025).
Menurutnya, kegiatan Workshop ini sangat penting karena ada sebuah proses akselerasi percepatan untuk stratagi karir dosen untuk lebih maju kedepannya, ujarny.
Prof. Faris mengatakan bahwa kunci pertama untuk lebih maju dalam sebuah institusi pendidikan atau perguruan tinggi adalah sumber daya manusia yakni dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik).
”Jika dosennya, kita dorong untuk maju maka insyAllah kampus ini akan terus ikut maju seiring dengan kemampuan dosennya maju. Saya melihat dosen masih muda, masih memerlukan bagaimana penataan dan juga strategi yang pas untuk menuju ke karir berikutnya yang lebih baik”, ujarnya.
Lebih lanjut Prof.Faris, dengan adanya Workshop peningkatan karir dosen ini bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia dan meningkatkan kesadaran bahwa sebagai dosen sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan juga karir.
Workshop ini hanya sebagai pengantar atau pembuka. Kedepannya akan ada rentetan pelatihan. Misalnya, meningkatkan publikasi, maka dia harus ikut dalam program penelitian, dan dosen harus memahami bahwa program penelitian itu bukan untuk melakukan penelitian saja, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas dosennya itu sendiri sehingga karirnya akan lebih baik, jelas Prof Faris.
Diharapkan dosen UM Maluku untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan, karena nantinya akan berinteraksi dengan masyarakat sehingga akan lebih mudah untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan ini dilakukan setiap satu tahun akademik berjalan, untuk bagaimana kita melihat ada upaya perbaikan dalam rencana dan capaian dosen tersebut”, ucapnya.
“Kalau perlu untuk workshop agar kualitas meningkatkan dosen, maka kita lakukan. Tetapi kalau mereka sudah punya kesadaran, Ya. maka workshop tidak perlu dilakukan”, terangnya.
Prof. Faris berharap agar semua dosen UM Maluku memiliki kepercayaan diri, sehingga bisa maju. Ia juga berharap agar para dosen harus berpendidikan S3, baru bisa memikirkan untuk karir selanjutnya, seperti menjadi guru besar, karena dengan pendidikan S3 mereka bisa menjadi dosen yang memiliki reputasi baik di bidang ilmu yang mereka lakukan, pungkasnya.(IM-03)







